Vaksin Pfizer, Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan agar Efektif?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 03 Desember 2020 | 13:36 WIB
Vaksin Pfizer, Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan agar Efektif?
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Inggris menjadi negara pertama yang menyetujui penggunaan vaksin Pfizer/BioNTech untuk mengatasi pandemi virus corona Covid-19. Vaksin virus corona ini akan diberikan untuk pasien pada minggu depan.

Sebelumnya, vaksin Pfizer ini telah terbukti efektif mencegah penularan virus corona sebanyak 95 persen. Komite Bersama untuk Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI) Inggirs telah membuat daftar prioritas yang akan mendapat suntikan vaksin pertama.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan bahwa para ilmuwan telah melakukan segala usahanya membuat vaksin virus corona Covid-19 yang aman dan siap diluncurkan.

"Sepanjang waktu kita telah menunggu dan berharap kehadiran vaksin virus corona ini. Hasil ini seolah memberi kita kekuatan untuk menghentikan pandemi," ujar Boris Johnson dikutip dari Express.

Adapun kelompok yang masuk daftar prioritas untuk mendapatkan vaksin, termasuk penghuni panti jompo, semua orang yang berusia di atas 50 tahun dan orang usia 16 hingga 64 tahun dengan riwayat penyakit kronis yang bisa meningkatkan risikonya.

Ilustrasi vaksin (pixabay.com)
Ilustrasi vaksin (pixabay.com)

Tapi, banyak orang mungkin belum memahami kinerja vaksin Pfizer dalam melawan virus corona. Salah satunya, lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membuat vaksin Pfizer ini lebih efektif dipakai.

Setiap orang membutuhkan setidaknay dua dosis vaksin Pfizer untuk mendapatkan kekebalan terhadap virus corona. Dua dosis vaksin Pfizer ini diberikan secara bertahap dengan jeda waktu 21 hari.

Namun, Profesor Sir Munir Pirmohamed mengatakan bahwa dosis pertama vaksin Pfizer ini pun sudah bisa memberikan kekebalan parsial. Meski begitu, kekebalan akan terbentuk lebih baik bila seseorang mendapatkan dua dosis vaksin Pfizer.

Sir Simon Stevens, kepala eksekutif NHS Inggris mengatakan vaksin Pfizer ini akan diluncurkan secara bertahap. Sebagian besar vaksin juga akan diberikan pada orang orang dalam populasi berisiko antara Januari hingga April 2021.

baca juga

"Vaksin ini bisa bekerja dengan baik dan memberikan kekebalan yang bisa bertahan 7 hari bila diberikan sebanyak dua dosis secara bertahan dan jeda waktunya hanya 21 hari antara dosis pertama serta kedua," jelas Sir Simon.

Sementara itu, suntikan dosis pertama vaksin Pfizer akan memberikan perlindungan parsial yang bisa terlihat setelah hari ke-12.

"Tapi, kekebalan yang terbaik tetap 7 hari setelah dosis kedua," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Tak Diprioritaskan Bagi Ibu Hamil dan Anak, Ini Sebabnya!

Vaksin Covid-19 Tak Diprioritaskan Bagi Ibu Hamil dan Anak, Ini Sebabnya!

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 11:26 WIB

Ahli Sebut Vaksin Pfizer Beri Kekebalan Terhadap Virus Corona Selama 7 Hari

Ahli Sebut Vaksin Pfizer Beri Kekebalan Terhadap Virus Corona Selama 7 Hari

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 10:40 WIB

Ibu Ririn Ekawati Meninggal, Kenali Gejala Covid-19 Pada Lansia!

Ibu Ririn Ekawati Meninggal, Kenali Gejala Covid-19 Pada Lansia!

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 09:57 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×