Inggris: Orang yang Pernah Alami Reaksi Alergi Parah Hindari Vaksin Pfizer

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Kamis, 10 Desember 2020 | 12:13 WIB
Inggris: Orang yang Pernah Alami Reaksi Alergi Parah Hindari Vaksin Pfizer
Ilustrasi vaksin Covid-19. [AFP/Norberto Duarte]

Suara.com - Inggris menjadi negara pertama di dunia yang telah melakukan vaksinasi virus corona pada Selasa (8/12/2020) kemarin. Mereka menggunakan vaksin Pfizer.

Namun, ternyata vaksin ini memiliki reaksi negatif pada penderita alergi tertentu.

Regulator Inggris mengumumkan bahwa orang dengan riwayat reaksi alergi parah lebih baik mengindari vaksin Covid-19 dari Pfizer.

Laporan ini keluar setelah dua anggota Layanan Kesehatan Nasional (NHS) mengalami reaksi alergi parah terhadap vaksin tersebut.

"Seperti umumnya dengan vaksin baru, MHRA (Badan Pengatur Produk Kesehatan dan Obat-obatan) telah menyarankan dengan dasar kehati-hatian bahwa orang dengan riwayat reaksi alergi parah tidak menerima vaksinasi ini," tutur Stephen Powis, direktur medis nasional untuk NHS, Rabu (9/12/2020).

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Berdasarkan Live Science, dua pekerja tersebut memiliki alergi parah. Tak lama setelah menerima vaksin, mereka mengembangkan gejala mirip anafilaksis, atau reaksi alergi parah. Untungnya, mereka dapat pulih setelah menerima pengobatan.

Mendapat laporan ini, MHRA akan menyelidiki lebih lanjut. Baik Pfizer dan BioNTech, sebagai produsen, akan mendukung penyelidikan tersebut.

"Setiap orang dengan riwayat reaksi alergi parah terhadap vaksin, obat-obatan, atau makanan, tidak boleh menerima vaksin Pfizer/BioNTech," tulis MHRA dalam pedoman baru mereka.

Sebelumnya, Pfizer mengatakan bahwa orang dengan riwayat reaksi alergi merugikan atau parah tidak disertakan dalam uji coba tahap akhir.

baca juga

"Reaksi alergi terjadi pada cukup banyak vaksin, dan bahkan, mungkin lebih sering daripada obat-obatan. Jadi, ini bukan tidak terduga," ujar Stephen Evans, profesor farmakoepidemiologi di London School of Hygiene and Tropical Medicine.

Evans mengatakan, tindakan MHRA dalam mengimbau orang yang pernah mengalami reaksi alergi parah untuk menunda vaksinasi adalah tindakan bijaksana.

Namun untuk orang lainnya, hal ini bukan alasan bagi mereka untuk tidak mendapatkan vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer dan BioNTech di Eropa Dibobol Hacker

Data Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer dan BioNTech di Eropa Dibobol Hacker

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 10:31 WIB

Mona Ratuliu Senang 1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Mona Ratuliu Senang 1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Video | Kamis, 10 Desember 2020 | 07:00 WIB

Daftar Golongan Penerima Vaksin Covid-19 Pertama, Pejabat Termasuk?

Daftar Golongan Penerima Vaksin Covid-19 Pertama, Pejabat Termasuk?

Lampung | Rabu, 09 Desember 2020 | 21:21 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×