BPOM AS: Vaksin Covid-19 Moderna 94 Persen Efektif

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 16 Desember 2020 | 06:15 WIB
BPOM AS: Vaksin Covid-19 Moderna 94 Persen Efektif
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Amerika Serikat menemukan bahwa vaksin virus corona produksi Moderna aman dan sangat efektif. Hasil itu memperkuat peluang pengambilan vaksin untuk penggunaan darurat minggu ini.

Dilansir dari New York Post, dalam laporan 54 halaman yang dirilis Selasa, staf BPOM AS menegaskan temuan perusahaan biotek Massachusetts bahwa vaksin itu sekitar 94 persen efektif. Selain itu, vaksin tersebut juga tidak menimbulkan masalah keamanan yang akan mencegah badan memberikan otorisasi penggunaan darurat.

Analisis tersebut dilakukan menjelang pertemuan hari Kamis di mana Komite Penasihat Vaksin FDA dan Produk Biologi Terkait diharapkan untuk merekomendasikan persetujuan darurat.

Keputusan itu akan menjadikan vaksin Moderna yang kedua diluncurkan di Amerika Serikat. Suntikan pertama dari Pfizer dan BioNTech ditujukan ke tangan orang Amerika pada hari Senin.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Dalam laporan 84 halamannya sendiri, Moderna mengatakan data menunjukkan "bahwa manfaat yang diketahui dan potensial dari vaksin Covid-19 Moderna lebih besar daripada risiko yang diketahui dan potensial."

Terkait dengan vaksin Pfizer, BPOM AS mengatakan suntikan Moderna sama efektifnya pada kelompok ras, etnis dan gender dan bekerja dengan baik pada orang dengan masalah medis yang membuat mereka berisiko tinggi terkena infeksi Covid-19 parah.

Uji klinis vaksin Moderna juga menghasilkan bukti kuat yang mencegah kasus serius dari virus, mengingat bahwa semua 30 peserta yang menderita infeksi parah telah menerima plasebo dan bukan vaksin.

Tetapi kemanjuran suntikan memang agak bervariasi tergantung pada usia penerima, kata FDA. Adapun rinciannya ialah 95,6 persen efektif pada orang dewasa berusia 18 hingga 64 tahun dan 86,4 persen efektif pada mereka yang berusia 65 tahun ke atas.

Peserta dalam uji coba Moderna yang berjumlah 30.000 orang juga melaporkan beberapa efek samping yang umum seperti sakit kepala, kelelahan, nyeri otot, dan nyeri di tempat suntikan, kata FDA. Suntikan Pfizer telah menyebabkan efek samping yang serupa.

FDA mengatakan tidak ada "reaksi anafilaksis atau hipersensitivitas parah" dalam penelitian yang terkait erat dengan vaksin Moderna. Beberapa orang di Inggris mengalami reaksi alergi yang parah setelah menerima suntikan Pfizer.

BPOM AS dilaporkan akan bergerak cepat untuk memberikan persetujuan darurat untuk vaksin Moderna seperti yang dilakukan untuk Pfizer, yang menerima izin sehari setelah panel vaksin merekomendasikannya. Kedua suntikan menggunakan apa yang disebut messenger RNA, materi genetik yang memicu respons imun terhadap virus dengan mengarahkan tubuh untuk membuat sejumlah kecil protein lonjakan virus corona.

Seorang perawat menyiapkan jarum suntik selama studi tentang kemungkinan vaksin COVID-19. Seorang perawat menyiapkan jarum suntik selama penelitian vaksin COVID-19. [/ Caption]

Moderna mengatakan akan memiliki sekitar 20 juta dosis vaksin yang tersedia di AS pada akhir tahun, cukup untuk menginokulasi sekitar 10 juta orang dengan dua dosis masing-masing. Pfizer, sementara itu, mengharapkan sekitar 50 juta dosis tersedia secara global tahun ini, dengan sekitar setengahnya dialokasikan ke AS.

FBI memperkirakan bahwa 20 juta orang Amerika akan bisa mendapatkan suntikan pertama mereka pada akhir bulan, diikuti oleh 30 juta lainnya di bulan Januari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disetujui BPOM AS, WHO Tidak Rekomendasikan Remdesivir Jadi Obat Covid-19

Disetujui BPOM AS, WHO Tidak Rekomendasikan Remdesivir Jadi Obat Covid-19

Health | Jum'at, 20 November 2020 | 20:10 WIB

BPOM AS Setuju Remdesivir Jadi Obat Covid-19, Ahli: Tapi Bukan Obat Ajaib!

BPOM AS Setuju Remdesivir Jadi Obat Covid-19, Ahli: Tapi Bukan Obat Ajaib!

Health | Minggu, 25 Oktober 2020 | 16:19 WIB

Bersifat Karsinogenik, BPOM AS Umumkan Ada 2 Obat Diabetes yang Ditarik

Bersifat Karsinogenik, BPOM AS Umumkan Ada 2 Obat Diabetes yang Ditarik

Health | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 21:21 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB