Hari Ibu: Berikut 5 Fakta Menakjubkan yang Hanya Dimiliki Seorang Ibu

Risna Halidi | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 22 Desember 2020 | 13:00 WIB
Hari Ibu: Berikut 5 Fakta Menakjubkan yang Hanya Dimiliki Seorang Ibu
Ilustrasi: 5 Fakta Menakjubkan yang Hanya Dimiliki Seorang Ibu (Shutterstock)

Suara.com - Momen Hari Ibu diperingati pada 22 Desember setiap tahunnya di Indonesia. Ibu yang telah melahirkan kita di dunia memang tak bisa tergantikan oleh apapun di dunia ini.

Sosoknya yang penuh cinta akan selalu ada untuk mendukung dan memberi semangat untuk buah hatinya.

Bukan hanya itu, ternyata masih ada lima hal lainnya mengenai fakta menakjubkan yang hanya dimiliki oleh seorang ibu. Ingin tahu apa saja? Berikut daftarnya seperti dilansir Mommypotamus!

1. Setelah melahirkan, ibu tetap akan membawamu ke mana pun ia pergi
Ada pepatah tentang ibu yang terkenal, yang isinya, "Kami menggendong anak-anak kami sebentar, dan di hati kami selamanya". Ya, itu benar.

Dalam kehamilan, perempuan berubah bentuk, perut mereka membesar seperti bulan. Setelah melahirkan, mereka memiliki jenis keajaiban lain, yakni microchimerism atau mikrokimerisme, suatu kondisi di mana perempuan menyimpan sel yang berasal dari anak-anak mereka bahkan puluhan tahun setelah mereka melahirkan.

Sel-sel ini penuh dengan DNA anak-anak mereka, terkumpul di dalam jantung, otak dan mana pun tempat yang bisa kita pikirkan. Anak-anak mereka menjadi bagian dari diri mereka, sering kali tinggal bersama mereka selama puluhan tahun.

Dampak penuh mikrokimerisme tidak diketahui, tetapi ada bukti bahwa sel janin dapat memberikan perlindungan terhadap kanker tertentu. Misalnya, sel yang berada di jaringan payudara perempuan lebih sehat daripada mereka yang menderita kanker payudara.

Sel janin juga lebih jarang ditemukan pada perempuan yang mengembangkan penyakit Alzheimer, menunjukkan bahwa sel tersebut memberikan perlindungan pada usia lanjut. Sel janin dapat menyumbangkan sel punca, menghasilkan neuron baru di otak ibu, bahkan membantu menyembuhkan jantungnya.

2. Ibu yang menyusui sama seperti sedang membuat obat dari tubuhnya sendiri untuk anak mereka
Para peneliti telah lama mengetahui bahwa menyusui dapat membuat kekebalan tubuh bayi lebih baik, yang berarti bahwa saat bayi bertemu bakteri dan virus, ibu akan membuat senyawa penguat kekebalan dan menyebarkannya melalui ASI.

Tetapi bagaimana tubuhmu tahu kapan harus membuatnya, dan apa sebenarnya yang harus dibuat? Ahli biologis Katie Hinde memiliki teori yang menarik, yakni Baby backwash.

Menurut Hinde, saat bayi menyusu di payudara ibunya, akan tercipta ruang hampa. Dalam ruang hampa itu, air liur bayi dihisap kembali ke dalam puting susu ibu, tempat reseptor di kelenjar susu ibu membaca sinyalnya.

'Baby spit backwash', seperti yang dia gambarkan, berisi informasi tentang status kekebalan bayi. Segala sesuatu yang para ilmuwan ketahui tentang fisiologi menunjukkan bahwa istilah ini adalah salah satu cara ASI menyesuaikan komposisi imunologisnya.

Jika reseptor kelenjar susu mendeteksi keberadaan patogen, mereka memaksa tubuh ibu untuk memproduksi antibodi untuk melawannya, dan antibodi tersebut berjalan melalui ASI kembali ke tubuh bayi, di mana mereka menargetkan infeksi.

3. Senyum ibu bagaikan musik untuk anak-anak mereka
Bayi dan ibunya memiliki hubungan fisiologis yang dalam. Dalam sebuah penelitian tentang reaksi bayi terhadap ibu, ayah, dan orang asing, seorang bayi perempuan dibawa ke laboratorium dan diletakkan di kursi plastik yang dibatasi dari gangguan. Bayi itu kemudian didekati oleh ibunya, lalu ayahnya, dan kemudian orang asing.

Monitor dada pada bayi dan orang dewasa menunjukkan bahwa bayi tersebut menyinkronkan detak jantungnya dengan detak jantung ibu atau ayah ketika mereka mendekat, tetapi dia tidak menyinkronkan detak jantungnya dengan detak jantung orang asing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Vaksin untuk Perempuan, Bisa Jadi Inspirasi Kado Hari Ibu

5 Vaksin untuk Perempuan, Bisa Jadi Inspirasi Kado Hari Ibu

Jatim | Selasa, 22 Desember 2020 | 12:54 WIB

Hari Ibu Ke-92, Menteri Bintang Soroti Budaya Patriarki yang Masih Mengakar

Hari Ibu Ke-92, Menteri Bintang Soroti Budaya Patriarki yang Masih Mengakar

Lifestyle | Selasa, 22 Desember 2020 | 12:17 WIB

Hari Ibu 2020, Ini Arti Seorang Ibu di Mata 5 Selebriti Cantik

Hari Ibu 2020, Ini Arti Seorang Ibu di Mata 5 Selebriti Cantik

Lifestyle | Selasa, 22 Desember 2020 | 12:07 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB