Menstruasi Lebih dari Seminggu, Normal Engga Sih?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 23 Desember 2020 | 07:35 WIB
Menstruasi Lebih dari Seminggu, Normal Engga Sih?
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

Suara.com - Menstruasi menjadi siklus fisiologis yang normal terjadi pada setiap perempuan. Menstruasi terjadi akibat sel telur yang tidak mendapat pembuahan dari sel sperma. 

Kondisi menstruasi pada setiap perempuan bisa berbeda-beda. Namun secara medis, ada kriteria umum yang menunjukan kalau menstruasi terjadi dengan normal.

"Kriteria haid normal terbagi jadi empat secara umum. Pertama siklus. Itu dihitung dari hari pertama haid hingga hari pertama haid bulan berikutnya," kata spesialis obstetri dan ginekolosi dr. Darrell Fernando. Sp. OG., dalam siaran langsung Instagram 'Suara Perempuan' Stylo Indonesia, Selasa (22/12/2020). 

Darrell menjelaskan bahwa siklus menstruasi yang normal terjadi dalam jarak 21-35 hari.

Sehingga jika umumnya, menstruasi teratur setiap 28 hari, namun saat sedang stres jasi mundur selama tiga atau empat hari artinya siklus menstruasi masih normal, selama jaraknyabmasih di bawah 35 hari.

Menstrual cup, cawan menstruasi [shutterstock]
Menstrual cup, cawan menstruasi [shutterstock]

Kriteria kedua, lanjut Darrell, terkait durasi terjadinya menstruasi sejak hari pertama hingga darah benar-benar kering.

"Itu rata-rata tujuh hari maksimal. Jadi kalau lebih dari 7 hari sampai sepuluh hari, dua minggu pendarahan terus maka ada sesuatu yang harus kita investigasi," tuturnya.

Kriteria ketiga mengenai jumlah pendarahan haid. Umumnya pendarahan akan sangat banyak saat dua hari pertama menstruasi. Setelah itu akan mulai berkurang, lanjut Darrell.

Namun jika bentuk darah keluar menyerupai gumpalan berukuran besar melebihi koin 500 maka sebaiknya diperiksakan ke dokter.

baca juga

"Atau keluarnya seperti darah segar itu harus perhatikan apakah ada sesuatu atau tidak," ucapnya.

Terakhir terkait nyeri haid. Menstruasi yang normal tidak akan mengganggu kualitas hidup. Menurut Darrell, rasa nyeri, pegal-pegal, sakit pinggang, namun tidak sampai mengganggu aktivitas itu masih dalam batas normal. 

"Kalau sampai harus minum obat pereda nyeri setiap bulan atau sampai izin sekolah, kerja, kalau itu terjadi berulang kali sudah abnormal dan sebaiknya konsultasi ke dokter," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Selalu Hamil, Ini 10 Kondisi yang Jadi Penyebab Telat Haid

Tak Selalu Hamil, Ini 10 Kondisi yang Jadi Penyebab Telat Haid

Health | Selasa, 22 Desember 2020 | 18:14 WIB

Penyebab Menstruasi Datang Lebih Awal, dari Stres hingga Menderita PCOS

Penyebab Menstruasi Datang Lebih Awal, dari Stres hingga Menderita PCOS

Health | Selasa, 22 Desember 2020 | 15:00 WIB

Nyeri Haid Setiap Bulan, Benarkah Pertanda Ada Kista?

Nyeri Haid Setiap Bulan, Benarkah Pertanda Ada Kista?

Kaltim | Selasa, 22 Desember 2020 | 13:27 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×