Sering Tak Disadari, Ini Tanda-Tanda Pendengaran Berkurang

Vania Rossa

Rabu, 30 Desember 2020 | 11:01 WIB
Sering Tak Disadari, Ini Tanda-Tanda Pendengaran Berkurang
Ilustrasi pendengaran berkurang. (Shutterstock)

Suara.com - Pendengaran berkurang bisa terjadi begitu saja tanpa diketahui penyebabnya. Itu sebabnya, seringkali orang tidak begitu menyadarinya. Padahal, pendengaran yang berkurang sangat mengganggu karena membuat Anda tidak bisa mendengar secara jelas apa yang orang lain katakan. Lalu, apa saja tanda-tanda pendengaran berkurang yang harus diwaspadai?

Dilansir dari laman NHS, tanda-tanda pendengaran berkurang yang dialami setiap orang akan berbeda-beda, tergantung penyebabnya. Ini dia beberapa yang perlu Anda ketahui:

  1. Kesulitan mendengar ketika orang lain berbicara. Hal ini membuat Anda sering salah memahami apa yang mereka katakan, terutama di tempat yang bising.
  2. Sering meminta orang lain untuk mengulang perkataannya.
  3. Mendengarkan musik atau menonton televisi dengan volume yang keras. Hal ini karena volume yang rendah tidak terdengar jelas olehnya.
  4. Anda harus berkonsentrasi keras untuk mendengar apa yang dikatakan orang lain, yang bisa melelahkan atau membuat stres.

Sedangkan beberapa penyebab yang dapat membuat pendengaran berkurang, antara lain:

  1. Gangguan pendengaran mendadak di satu telinga dapat disebabkan oleh kotoran telinga, infeksi telinga, gendang telinga berlubang (pecah), atau penyakit Ménière atau kelainan yang terjadi pada telinga bagian dalam, yang menimbulkan gejala pusing berputar (vertigo).
  2. Kehilangan pendengaran mendadak di kedua telinga biasanya disebabkan oleh kerusakan akibat suara yang sangat keras, atau penggunaan obat-obatan tertentu yang dapat mempengaruhi pendengaran.
  3. Kehilangan pendengaran bertahap di satu telinga mungkin disebabkan oleh sesuatu di dalam telinga, seperti cairan, pertumbuhan tulang (otosklerosis), atau penumpukan sel kulit (kolesteatoma).
  4. Gangguan pendengaran bertahap di kedua telinga biasanya disebabkan oleh penuaan atau paparan suara keras selama bertahun-tahun. Biasanya hal ini dialami seseorang yang bekerja di tempat yang berisik.

Gangguan pendengaran terkadang akan membaik dengan sendiri. Namun, bukan tak mungkin gangguan pendengaran membutuhkan penanganan atau pengobatan lebih lanjut. Misalnya, pendengaran berkurang karena kotoran telinga, penanganannya bisa dengan menyedot keluar atau melunakkan kotoran dengan obat tetes telinga.

Untuk gangguan pendengaran bertahap, biasanya terjadi seiring bertambahnya usia dan berdampak permanen. Dalam kasus ini pengobatan yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Menggunakan alat bantu dengar untuk membantu pendengaran menjadi lebih baik.
  2. Implan alat pendengaran yang dipasang ke tengkorak atau ditempatkan jauh di dalam telinga agar dapat mendengar dengan baik.
  3. Mempelajari berbagai cara berkomunikasi, seperti menggunakan bahasa isyarat atau membaca gerak bibir dari orang tersebut.

Nah, sebelum terlanjur terjadi gangguan pendengaran, Anda sebaiknya mulai menghindari berbagai penyebab pendengaran berkurang. Inilah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah pendengaran berkurang.

  1. Menyetel televisi, radio, atau musik tidak terlalu keras.
  2. Menggunakan headphone atau earphone untuk menutup kebisingan. Selain mendengarkan musik, headphone atau earphone juga bisa digunakan untuk meredam suara bising dari luar.
  3. Saat bekerja di lingkungan yang berisik, seperti bengkel atau lokasi bangunan, diusahakan menggunakan pelindung telinga agar suara yang masuk tidak telalu banyak dan tidak merusak telinga.
  4. Tidak memasukkan benda ke telinga, termasuk jari, kapas, cotton bud, dan tisu. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Ini Tidak Bisa Mendengar setelah Terinfeksi Covid-19

Pasien Ini Tidak Bisa Mendengar setelah Terinfeksi Covid-19

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2020 | 07:45 WIB

Waspada, Beberapa Penyakit Kronis Bisa Picu Masalah Pendengaran

Waspada, Beberapa Penyakit Kronis Bisa Picu Masalah Pendengaran

Health | Jum'at, 11 September 2020 | 13:58 WIB

Ilmuwan Sebut Obat Bipolar Bisa Digunakan untuk Pengobatan Covid-19

Ilmuwan Sebut Obat Bipolar Bisa Digunakan untuk Pengobatan Covid-19

Health | Minggu, 16 Agustus 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×