Tahun Baru, Begini Cara Hindari New Year's Blues

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Kamis, 31 Desember 2020 | 10:17 WIB
Tahun Baru, Begini Cara Hindari New Year's Blues
Ilustrasi Tahun Baru (Pixabay/nickgesell)

Suara.com - Begitu perayaan Tahun Baru yang meriah berakhir, banyak dari kita yang mengalami gangguan emosional yang dikenal dengan istilah "New Year's Blues". 

Perasaan yang juga dijuluki sebagai January Blues dan depresi tahun baru ini bisa sangat membebani kesehatan mental. Hal tersebut menyebabkan depresi, rasa cemas dan gugup berlebihan yang biasanya akan dirasakan oleh banyak orang pada awal-awal bulan Januari.

Dilansir Happines, hal ini mungkin terjadi ketika seseorang harus kembali ke rutinitas sehari-hari yang sangat melelahkan, setelah sempat berlibur dan bersenang-senang pada musim liburan akhir tahun.

Selama akhir tahun dan tahun baru, kebanyakan dari kita cenderung berbelanja bahan makanan lebih banyak, hingga sesi pembelian hadiah lebih sering yang mungkin membuat saldo di rekening bank jadi pas-pasan.

Atau, sebagian dari kita melihat kembali resolusi tahun-tahun sebelumnya untuk mengetahui bahwa ternyata begitu banyak yang belum kita capai atau kita merasa sedih dengan kenangan orang-orang yang tidak lagi bersama kita.  

Khususnya di tengah pandemi COVID-19, kita semua pernah mengalami kondisi yang sulit dan menantang yang kemungkinan besar akan berlanjut hingga 2021. Hal tersebut mungkin mengintensifkan tahun-tahun sedih baru yang kita rasakan.

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa "New Year's Blues" adalah hal yang sangat nyata. Kejadian bunuh diri pada hari Tahun Baru, juga dianggap sebagai hari paling mematikan dalam setahun.  Selain itu, ada hubungan antara semangat kerja yang rendah pada saat-saat seperti ini dan peningkatan jumlah perselingkuhan. Faktanya, 65 persen hubungan berakhir pada bulan Januari.

Meski banyak yang menganggap Januari sebagai bulan harapan, tak sedikit yang merasa jika bulan pertama dalam setahun ini mengacu pada hari yang paling menyedihkan.

Meski begitu, ada cara baik dalam melawan dan mengindari "New Year's Blues". Berikut tujuh tips tentang bagaimana mengatasinya. 

baca juga

1. Lakukan perjalanan

Melakukan perjalanan dapat meningkatkan suasana hati dan membantumu mengatasi perasaan sedih di bulan Januari dan depresi tahun baru, terutama jika cuaca sedang cerah. Itu karena tubuh kita membuat Vitamin D dari sinar matahari, dan vitamin ini secara langsung terkait dengan suasana hati kita.  

Kamu tidak perlu melakukan perjalanan jauh. Bahkan liburan akhir pekan dapat membuat perbedaan.  Tetapi bagaimana jika keuanganmu tidak mencukupi setelah musim liburan atau ternyata COVID-19 menghentikan perjalanan impianmu? Jangan takut. 

Ilustrasi bahagia
Ilustrasi bahagia

Kamu cuma perlu merencanakan atau mengatur perjalanan impian kali ini, yang ternyata juga bisa meningkatkan mood. Penelitian telah menemukan bahwa kebahagiaan sebelum perjalanan bertindak sebagai pendorong suasana hati, karena hal itu memenuhi kita dengan antisipasi hal-hal baik yang akan datang.

2. Olahraga 

Aktivitas fisik adalah pendorong suasana hati yang hebat yang terbukti membantu menangkal depresi. Dan meskipun berolahraga mungkin adalah hal terakhir yang ingin kamu lakukan saat ini, ingatlah manfaatnya sangat berharga sehingga begitu kamu memulainya. Kamu pasti ingin terus melakukannya. Jika tak suka olahraga berat, sauna, mandi uap, dan yoga semuanya juga sangat baik untuk kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampilkan Jam Unik, Google Doodle Rayakan Malam Tahun Baru

Tampilkan Jam Unik, Google Doodle Rayakan Malam Tahun Baru

Malang | Kamis, 31 Desember 2020 | 09:23 WIB

Google Doodle Rayakan Malam Tahun Baru

Google Doodle Rayakan Malam Tahun Baru

Batam | Kamis, 31 Desember 2020 | 09:13 WIB

Tokoh NU Sebut Pembubaran FPI Kado Terindah Tahun Baru 2021

Tokoh NU Sebut Pembubaran FPI Kado Terindah Tahun Baru 2021

Sumbar | Kamis, 31 Desember 2020 | 09:05 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB