Insomnia Bukan Cuma Soal Susah Tidur, Simak Lima Jenisnya

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Jum'at, 01 Januari 2021 | 09:42 WIB
Insomnia Bukan Cuma Soal Susah Tidur, Simak Lima Jenisnya
Insomnia (istockphoto)

Suara.com - Insomnia sering kali hanya didefinisikan sebagai kesulitan tidur. Padahal kondisi ini memiliki berbagai jenis yang berbeda dan terjadi secara berulang.

Untuk lebih mengetahui tentang insomnia, berikut lima jenis insomnia seperti yang dilansir dari Medicinenet, antara lain:

1. Insomnia akut

Insomnia akut adalah jenis insomnia yang paling umum. Kondisi ini adalah insomnia jangka pendek dan berlangsung selama beberapa hari hingga sebulan. Insomnia jenis ini juga biasa disebut insomnia penyesuaian karena biasanya disebabkan oleh perubahan lingkungan atau peristiwa yang membuat stres.

Beberapa penyebab umum insomnia akut adalah sebagai berikut:

- Lingkungan baru
- Kebisingan atau cahaya yang berlebihan
- Suhu ekstrim
- Tempat tidur atau kasur yang tidak nyaman
- Pekerjaan atau sekolah baru
- Relokasi ke tempat baru
- Jetlag
- Kematian kerabat atau teman dekat
- Kesulitan dalam menjalin hubungan
- Ketidaknyamanan fisik seperti nyeri
- Konsumsi obat-obatan tertentu
- Penyakit akut dan alergi

2. Insomnia Kronis

Insomnia biasanya merupakan kondisi sementara atau jangka pendek. Dalam beberapa kasus, insomnia bisa menjadi kronis atau jangka panjang. Insomnia dikatakan kronis jika pasien mengalami kesulitan tidur setidaknya tiga hari dalam seminggu selama setidaknya satu bulan.

Ilustrasi insomnia (Shutterstock)
Ilustrasi insomnia (Shutterstock)

Insomnia kronis mungkin bersifat primer atau sekunder. Insomnia kronis primer disebut juga dengan insomnia idiopatik karena tidak ada penyebab khusus. Sementara insomnia kronis sekunder disebut insomnia komorbid.  Insomnia komorbid lebih sering terjadi daripada insomnia primer dan terjadi karena kondisi medis lain yang mendasari.

baca juga

Penyebabnya:

-Kondisi medis kronis seperti penyakit refluks asam, penyakit tiroid, diabetes, sleep apnea, kondisi neurologis.
- Kondisi psikologis seperti depresi, kecemasan, skizofrenia, dan gangguan bipolar
- Konsumsi obat-obatan seperti anti hipertensi (obat tekanan darah [BP]), obat pernafasan, anti histamin, obat hormonal, obat anti epilepsi (obat kejang), anti depresan dan kemoterapi
- Sistem saraf pusat (SSP) atau stimulan otak seperti nikotin dan kafein yang berlebihan
- Faktor gaya hidup seperti sering bepergian yang menyebabkan jet lag, kerja shift yang terus berputar, tidur siang dan waktu tidur yang tidak teratur
- Alergi hidung tersumbat dan sinus
- Usia (Insomnia menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia)

3. Onset Insomnia

Onset Insomnia adalah kesulitan memulai tidur. Jenis insomnia ini mungkin bersifat jangka pendek atau kronis.

Penyebab umumnya adalah sebagai berikut:
- Nikotin dan kafein yang berlebihan
- Perubahan lingkungan dan ketidakbiasaan
- Stres dan kecemasan
- Sakit kronis

4. Maintenence insomnia

Maintenence insomnia adalah ketika pasien mengalami kesulitan untuk tetap tidur atau bangun terlalu dini dan kesulitan untuk kembali tidur. Insomnia ini dapat disebabkan oleh kondisi medis kronis atau kondisi psikologis seperti depresi, kecemasan, atau stres.

5. Insomnia Perilaku Masa Kecil

Insomnia perilaku pada masa kanak-kanak (BIC) biasanya dapat dikelola dengan terapi perilaku yang sesuai.

Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)
Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)

BIC memiliki tiga subtipe:

- BIC sleep-onset: Biasanya dapat diatasi dengan beberapa perubahan perilaku seperti membuat rutinitas tidur yang sehat atau mempelajari teknik menenangkan diri atau relaksasi. 

- Penyetelan batas BIC yang  terjadi karena penolakan anak untuk tidur.

-BIC kombinasi yang merupakan kombinasi dari kedua subtipe BIC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Menyehatkan, Teh Hijau Bisa Sebabkan Masalah jika Diminum Berlebihan!

Meski Menyehatkan, Teh Hijau Bisa Sebabkan Masalah jika Diminum Berlebihan!

Health | Senin, 14 Desember 2020 | 06:40 WIB

Sering Kurang Tidur, Awas Efeknya Bikin Seperti Orang Mabuk

Sering Kurang Tidur, Awas Efeknya Bikin Seperti Orang Mabuk

Health | Senin, 07 Desember 2020 | 20:49 WIB

Susah Tidur? Coba Lakukan Ini di Kamar Biar Cepat Pulas

Susah Tidur? Coba Lakukan Ini di Kamar Biar Cepat Pulas

Health | Senin, 30 November 2020 | 20:30 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB