Susah Tidur? Coba Lakukan Ini di Kamar Biar Cepat Pulas

Senin, 30 November 2020 | 20:30 WIB
Susah Tidur? Coba Lakukan Ini di Kamar Biar Cepat Pulas
Insomnia (istockphoto)

Suara.com - Tidak semua orang bisa langsung terlelap saat tidur. Walaupun sudah terbaring di kasur selama beberapa menit, rasa kantuk seperti tidak juga muncul.

Coba rasakan nuansa kamar tidur juga kondisi tempat tidur Anda. Apakah sudah cukup nyaman untuk tidur?

Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Andreas Kurniawan Sp. KJ., mengatakan bahwa kondisi kamar bisa mempengaruhi tubuh untuk memberi sinyal mengantuk. Salah satunya kondisi suhu ruangan.

"Yang membuat orang mudah mengantuk sebenarnya bukan suhu dingin. Tapi perubahan suhu. Misal dari luar kamar suhu 18, masuk kamar suhu 18 juga. Itu efek ngantuknya kurang efektif. Tapi kalau dari luar suhu tanpa AC, begitu kamar lebih dingin, itu membantu tubuh lebih rileks, tenang, aman," papar Andreas saat melakukan siaran langsung, Minggu (29/11/2020).

Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)
Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)

Ketika tidur, tubuh juga membutuhkan perasaan aman, lanjutnya. Sedangkan suhu yang terasa panas diartikan tubuh sebagai kondisi tidak aman seperti masih berada di luar rumah atau sedang mengerjakan sesuatu yang rumit. Andreas menyarankan, suhu ruangan yang ideal untuk tidur antara 18-20 derajat celcius.

Faktor lainnya adalah cahaya. Menurut Andreas, agar kualitas tidur terjaga sebaiknya lampu kamar dipadamkan. Tetapi bagi sebagian orang ada yang lebih suka tidur tanpa mematikan lampu. 

"Gak apa-apa juga kalau tidur lampu nyala. Karena sebenarnya yang kita butuhkan rasa aman. Jadi kalau merasa lampu mati terus takut hantu, takut ada maling, ya sudah gak apa-apa," ucapnya. 

Jika sudah berhasil tidur, Andreas mengingatkan jangan sampai terbangun untuk hal tidak perlu. Diusahakan saat sudah berbaring di kasur tidak membawa ponsel ataupun laptop.

"Sebelum tidur jangan minum banyak, kencing sebelum tidur. Kalau terpikir melakukan sesuatu, 'aduh belum kirim email', biasanya jadi awal untuk tidak bisa tidur. Kalau bisa dilakukan dengan cepat boleh bangun lalu kembali tidur lagi. Tapi kalau akan mengambil waktu tidur katakan ke diri sendiri 'oke saya akan lakukan besok'," paparnya.

Baca Juga: Videografis: Manfaat Tidur Cukup untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI