Asupan Garam Berlebih Dapat Turunkan Imunitas, Ini Trik Membatasinya

Vania Rossa

Kamis, 07 Januari 2021 | 06:06 WIB
Asupan Garam Berlebih Dapat Turunkan Imunitas, Ini Trik Membatasinya
Ilustrasi garam. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan menemukan bahwa efek asupan garam berlebih dapat menekan kinerja hormon yang memengaruhi sistem imun tubuh. Hal ini karena asuan garam berlebih dapat memicu penumpukan zat sisa buangan tubuh (urea) di ginjal. Dan kondisi ini dapat menekan kemampuan sel darah putih untuk memerangi infeksi bakteri.

Selama ini, asupan garam yang berlebih kerap dikaitkan dengan risiko penyakit, terutama hipertensi. Tapi sebenarnya tak hanya itu, berbagai penyakit degeneratif pun akan meningkat risikonya jika asupan garam Anda berlebihan, seperti stroke hingga gagal jantung

Dan sebaliknya, kekurangan asupan garam pun bukannya tak ada efek sama sekali. Anda bisa mengalami gangguan fungsi otot dan saraf hingga gangguan kontrol gula darah jika kekurangan asupan garam.

Itu sebabnya, sangatlah penting untuk menjaga asupan garam setiap hari, terlebih di masa pandemi ini, ketika asupan garam berlebih dikaitkan dengan gangguan imunitas tubuh.

Lalu, bagaimana cara membatasi asupan garam? Pakar kesehatan sekaligus Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Profesor Hardinsyah mengatakan ada beberapa cara untuk mengendalikan asupan garam yang sesuai dengan kebiasaan atau pola konsumsi masyarakat Indonesia.

"Tak bisa dipungkiri, kebiasaan masyarakat Indonesia dalam membuat masakan memang banyak menggunakan bumbu dan rempah yang memiliki cita rasa tinggi, sedangkan dalam berbagai bumbu dan rempah itu juga sudah cukup banyak terkandung natrium. Nah, cara yang sesuai jika masakan kita sudah banyak menggunakan berbagai bumbu rempah adalah dengan hanya menambahkan garam dapur dalam jumlah yang sedikit sekali," kata Prof Hardinsyah dalam siaran pers, seperti dikutip dari Antara.

Untuk diet rendah garam, mengganti garam dengan bumbu umami seperti MSG bisa dijadikan solusi.

"Banyak penelitian di luar negeri, seperti di Jepang, menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya sepertiga dari kandungan natrium pada garam dapur biasa," kata dia.

Dalam webinar bertajuk "Keamanan dan Manfaat Kesehatan Bumbu dan Penguat Rasa, Serta Strategi Pengendalian Asupan Garam Guna Mewujudkan Hidup Sehat" beberapa waktu lalu, Profesor Hardinsyah mengatakan bahwa MSG aman dikonsumsi karena asam glutamat dalam MSG sama dengan asam glutamat yang ditemukan secara alami.

baca juga

Bahkan menurut JECFA (Joint Expert Committe on Food Additive) WHO/FAO, nilai ADI (Acceptable Daily Intake) untuk MSG tidak dinyatakan (not specified). Sementara, berdasarkan Permenkes RI No. 722/Menkes/Per/IX/88 tentang Bahan Tambahan Pangan, penggunaan MSG di Indonesia diijinkan dengan batas maksimum penggunaan “secukupnya”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari Bagi Kesehatan

7 Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari Bagi Kesehatan

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 09:36 WIB

Duh! Beredar Garam Palsu di Wonogiri, Ini Penjelasan Polisi

Duh! Beredar Garam Palsu di Wonogiri, Ini Penjelasan Polisi

Surakarta | Sabtu, 02 Januari 2021 | 16:01 WIB

Sedih, Keluarga Ini 2 Minggu Cuma Makan Nasi Garam, Tuai Simpati Warganet

Sedih, Keluarga Ini 2 Minggu Cuma Makan Nasi Garam, Tuai Simpati Warganet

Kaltim | Kamis, 31 Desember 2020 | 22:27 WIB

Terkini

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×