Kata Warga Usai Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Jadi Percaya?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 13 Januari 2021 | 11:35 WIB
Kata Warga Usai Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Jadi Percaya?
Kata Masyarakat Setelah Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Jadi Percaya Vaksin? (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengeluarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac, Indonesia dipastikan siap menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu, (13/1/2021) hari ini.

Sederet pejabat tinggi termasuk Presiden Joko Widodo bersama beberapa jajaran menteri akan jadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19 lebih dulu. Hal ini dilakukan agar meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin Covid-19.

Beberapa waktu lalu suara.com sempat melakukan wawancara acak terhadap beberapa masyarakat, dan sebagian besar mengaku masih memiliki kekhawatiran terhadap vaksin Covid-19.

Seperti yang dikemukakan Abdul Haris (27), pekerja swasta ini merasa ragu dengan vaksin Covid-19 karena proses pembuatannya seolah seperti terburu-buru, begitu juga dengan proses uji klinis vaksin Sinovac yang dilakukan di Bandung, Jawa Barat.

Kata Masyarakat Setelah Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Jadi Percaya Vaksin? (Suara.com/Dini Afrianti)
Kata Masyarakat Setelah Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Jadi Percaya Vaksin? (Suara.com/Dini Afrianti)

"Kayak terlalu memaksakan jugalah, terlalu terburu-buru kayak nggak tepat aja formulanya. Kalau bisa jangan buru-buru dan memilih vaksin yang tepat," ujar Abdul kepada suara.com beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, Sumiyati (29) yang merupakan pekerja swasta mengaku meyakini vaksin Covid-18 yang diputuskan pemerintah untuk disuntikkan ke masyarakat sudah terbukti aman. Keamanan ini kata dia dibuktikan dari hasil penelitian dan uji klinis yang sudah dilakukan peneliti selama beberapa bulan terakhir.

"Vaksin ini pasti udah melewati berbagai uji klinis dan diujikan kepada manusia. Kalau misalnya nanti disuntikkan ke manusia otomatis dia juga sudah melalui tahap sudah dipastikan aman," ungkap Sumiyati.

Sedangkan beberapa lainnya mengaku mendapat kabar yang tidak mengenakkan terkait vaksin Covid-19. Seperti kabar yang ramai beredar jika setelah disuntik vaksin justru malah terinfeksi penyakit atau isu yang tidak mengenakkan lainnya.

"Khawatir sih ada ya, khususnya terkait isu-isu yang belakangan ini, ada istilah (vaksin) senjata pembunuh massal dan segala macem. Tapi masa iya, pemerintah setega itu sama rakyatnya," ungkap Akung, pekerja swasta.

baca juga

"Berat aja takutnya disuntik vaksin malah jadi sakit. Kan ada tuh, nggak tau hoaks atau enggak. Katanya setelah disuntik vaksin malah nggak bisa ngapa-ngapain," tutur Resti, salah satu pedagang di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) beberapa waktu lalu.

Beberapa masyarakat juga membenarkan, bagaimana sosok atau orang yang lebih dulu disuntik vaksin bisa membantu meyakinkan mereka, bahwa vaksin aman dan tidak menimbulkan efek yang ditakutkan, seperti yang ramai dihembuskan pihak tak bertanggungjwab.

Kata Masyarakat Setelah Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Jadi Percaya Vaksin? (Suara.com/Dini Afrianti)
Kata Masyarakat Setelah Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Jadi Percaya Vaksin? (Suara.com/Dini Afrianti)

"Petinggi-petinggi (negara lebih dulu divaksin). Jadi biar mereka merasakan lebih dulu, bukan sekedar swab test (Covid-19) yang pertama, tapi untuk vaksin juga mereka harus merasakan yang pertama," ujar Ranis Nurwandari, salah satu petugas di rumah sakit.

Keputusan Presiden Jokowi yang melakoni vaksinasi lebih dulu, didukung oleh masyarakat, yang diakui bisa jadi pembukti jika vaksin sudah terbukti aman oleh masyarakat umum.

"Bagus sih kan dia orang nomor satu di Indonesia, dia juga harusnya bertanggung jawab atas itu (vaksinasi). Baguslah dia jadi orang pertama yang divaksin," ungkap Sumiyati.

Kata Masyarakat Setelah Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Jadi Percaya Vaksin? (Suara.com/Dini Afrianti)
Kata Masyarakat Setelah Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Jadi Percaya Vaksin? (Suara.com/Dini Afrianti)

"Sebagai pemimpin harus seperti itu (jadi contoh), pemimpin dulu baru bawahannya. Setelah presiden divaksin, kalau emang baik (hasilnya), kita mau aja," sambung Ranis.

"Lihat dulu (setelah presiden disuntik), kalau aman-aman aja, ya udah (mau divaksin)," pungkas Lilis, salah seorang mahasiswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampil Mentereng Saat Divaksin, Raffi Ahmad Ternyata Pakai Seragam Kantor

Tampil Mentereng Saat Divaksin, Raffi Ahmad Ternyata Pakai Seragam Kantor

Health | Rabu, 13 Januari 2021 | 10:47 WIB

Vaksinasi Perdana, Ini Harapan Menkes Budi Gunadi

Vaksinasi Perdana, Ini Harapan Menkes Budi Gunadi

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 10:46 WIB

Kapolri: Warga dari Sabang sampai Merauke Tak Perlu Ragu Ikut Vaksinasi

Kapolri: Warga dari Sabang sampai Merauke Tak Perlu Ragu Ikut Vaksinasi

Jawa Tengah | Rabu, 13 Januari 2021 | 10:46 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×