Gejala Varian Baru Virus Corona, Cek Bagian Kuku dan Daun Telinga!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:27 WIB
Gejala Varian Baru Virus Corona, Cek Bagian Kuku dan Daun Telinga!
Ilustrasi kuku (Unsplash)

Suara.com - Strain baru virus corona Covid-19 pertama kali ditemukan di Inggris pada November 2020 lalu. Saat ini belum ada bukti bahwa varian baru virus corona itu lebih berisiko menyebabkan kematian dan penyakit parah atau tidak.

Tetapi, ada perkiraan bahwa strain baru virus corona 70 persen lebih menular daripada varian sebelumnya. Sehingga, sangat penting untuk memperhatikan gejala peringatannya dan mengisolasi diri ketika sudah terinfeksi.

Dalam hal ini, Anda bisa memperhatikan gejala infeksi strain baru virus corona Covid-19 dari kuku dan daun telinga. Bagian tubuh ini memberikan sinyal kuat mengenai kadar oksigen dalam darah Anda.

Karena, virus corona Covid-19 dan risiko terkait bisa menyebabkan kadar oksigen dalam darah turun ke tingkat yang mengkhawatirkan.

Anda bisa memantau kadar oksigen menggunakan pulse oximeter, yakni sensor sederhana tanpa rasa sakit yang menyinari kuku atau daun telinga untuk mengetahui banyaknya oksigen dalam darah.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

"Jika Anda menderita virus corona Covid-19, dokter mungkin akan memberikan oksimeter untuk digunakan di rumah," jelas badan kesehatan yang membuat aplikasi Studi Gejala Covid-19 dikutip dari Express.

Tapi, pihaknya mengingatkan untuk berhati-hati dalam membeli oksimeter denyut secara online atau mengandalkan fungsi pemantauan oksigen dari smartwatch atau sensor SpO2, karena alat itu mungkin tidak akurat.

Adapun cara menggunakan oksimeter denyut, antara lain:

  1. Hapus semua pernis kuku, kotoran atau kuku palsu sebelum menggunakan oksimeter
  2. Nyalakan oksimeter dan pastikan ada cahaya yang bersinar di antara klip
  3. Jepitkan perangkat di salah satu jari atau daun telinga Anda. Pastikan cahaya menyinari langsung melalui bantalan kuku atau daun telinga
  4. Tunggu beberapa detik sampai hasilnya muncul di layar
  5. Lakukan pembecaan setelah stabil

Menurut aplikasi Studi Gejala Covid-19, jika saturan oksigen turun kurang dari 95 persen ketika Anda dalam kondisi sehat. Maka, cobalah menarik napas dalam dan ulangi pemeriksaan.

"Jika hasilnya anatara 92 dan 94 persen, mintalah saran dokter atau hubungan rumah sakit darurat," jelasnya.

Jika hasil kadar oksigen dalam darah tetap di bawah 92 persen, kunjungi unit gawat darurat atau ambulans rumah sakit. Pastikan Anda memberi tahu tim medis bahwa ada kemungkinan Anda terinfeksi virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kali, Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Meksiko

Pertama Kali, Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Meksiko

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 17:51 WIB

Terinfeksi Virus Corona, Pria Ini Alami Rasa Terbakar di Telapak Kaki

Terinfeksi Virus Corona, Pria Ini Alami Rasa Terbakar di Telapak Kaki

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 17:30 WIB

Strain Baru Virus Corona, 5 Gejala Ini Bisa Terjadi pada Anak dan Dewasa!

Strain Baru Virus Corona, 5 Gejala Ini Bisa Terjadi pada Anak dan Dewasa!

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 14:51 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB