Melewatkan Makan Malam Malah Bikin Gemuk, Berikut Penjelasan Studi

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 20 Januari 2021 | 12:30 WIB
Melewatkan Makan Malam Malah Bikin Gemuk, Berikut Penjelasan Studi
ILUSTRASI Timbangan berat badan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi skala besar menunjukkan bahwa melewatkan makan malam dapat menyebabkan penambahan berat badan. Hal ini juga meningkatkan kemungkinan untuk mengalami obesitas.

Melansir dari Insider, para peneliti di Universitas Osaka menyimpulkan bahwa tidak makan malam adalah prediktor signifikan dari kenaikan berat badan dan kelebihan berat badan atau obesitas.

Studi ini mengikuti 17.573 pria dan 8.860 siswa perempuan di atas usia 18 tahun yang terdaftar di Universitas Osaka selama rata-rata tiga tahun. Sebagai bagian dari pemeriksaan tahunan mereka, para siswa ditanyai seberapa sering mereka makan sarapan, makan siang, dan makan malam. Peneliti juga mempertimbangkan waktu makan, perubahan kebiasaan makan, dan faktor gaya hidup seperti tidur, merokok, dan minum.

Dalam hal ini para peneliti menemukan bahwa melewatkan makan malam secara signifikan terkait dengan penambahan berat badan 10 persen. Mereka yang sering melewatkan makan malam juga cenderung memiliki memiliki indeks masa tubuh lebih dari 25 yang digolongkan sebagai kelebihan berat badan atau obesitas.

"Hasil ini menunjukkan bahwa melewatkan makan malam yang jauh lebih jarang memiliki hubungan yang lebih kuat dengan penambahan berat badan dan kelebihan berat badan atau obesitas daripada melewatkan sarapan," catat para peneliti. 

Para peneliti menyatankan bahwa alasan melewatkan makan malam dapat menyebabkan penambahan berat badan adalah karena membuat orang lebih lapar sehingga mereka akhirnya makan lebih banyak sepanjang hari.

Penjelasan lain yang mungkin adalah bahwa makan malam biasanya merupakan makanan yang cocok untuk makanan bergizi seperti protein dan sayuran tanpa lemak, sehingga melewatkan makan malam dapat menurunkan kualitas pola makan. 

Para peneliti mencatat bahwa penelitian mereka memiliki keterbatasan, sehingga perlu dilakukan untuk menilai demografi yang lebih luas. Mereka juga tidak memperhitungkan faktor-faktor seperti olahraga, stres, atau depresi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh! Gegara Diet, Pernikahan Pasangan Malah Hancur

Duh! Gegara Diet, Pernikahan Pasangan Malah Hancur

Sumsel | Selasa, 19 Januari 2021 | 07:56 WIB

Jadi Kontroversi, Model Playboy Klaim Bakar 2.000 Kalori Lewat Masturbasi

Jadi Kontroversi, Model Playboy Klaim Bakar 2.000 Kalori Lewat Masturbasi

Lifestyle | Senin, 18 Januari 2021 | 21:00 WIB

Peneliti Yakin Kandungan Magic Mushroom Dapat Mengatasi Obesitas

Peneliti Yakin Kandungan Magic Mushroom Dapat Mengatasi Obesitas

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 13:32 WIB

Terkini

IPA Hutan Kota Tercemar, PAM JAYA Siagakan Tangki Gratis hingga Kompensasi Tagihan

IPA Hutan Kota Tercemar, PAM JAYA Siagakan Tangki Gratis hingga Kompensasi Tagihan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:23 WIB

5 Pilihan Motor Matik Stylish dan Nyaman untuk Perempuan Temani Aktivitas Harian

5 Pilihan Motor Matik Stylish dan Nyaman untuk Perempuan Temani Aktivitas Harian

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 14:23 WIB

Transparansi Hanya Pajangan, Monopoli Pertanahan ATR/BPN Tetap Jadi Ladang Basah Korupsi

Transparansi Hanya Pajangan, Monopoli Pertanahan ATR/BPN Tetap Jadi Ladang Basah Korupsi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:23 WIB

Lebih dari Sekadar Pameran, JICAF 2026 Mempertemukan Beragam Dunia dalam "The World We Draw"

Lebih dari Sekadar Pameran, JICAF 2026 Mempertemukan Beragam Dunia dalam "The World We Draw"

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:22 WIB

Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid

Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:21 WIB

Kementerian ATR/BPN Bantah Nusron Wahid Mundur dari Jabatan Menteri

Kementerian ATR/BPN Bantah Nusron Wahid Mundur dari Jabatan Menteri

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:16 WIB

Tafsir Lagu Pamungkas: Memaknai BKKASM dalam Relasi Orang Tua dan Anak

Tafsir Lagu Pamungkas: Memaknai BKKASM dalam Relasi Orang Tua dan Anak

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 14:15 WIB

Creambath Makarizo Dipakai Berapa Menit? Begini Cara Pakainya yang Benar

Creambath Makarizo Dipakai Berapa Menit? Begini Cara Pakainya yang Benar

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:15 WIB

Modus Kencan Berujung Petaka: Diajak Makan Malam, Gadis di Metro Dirudapaksa Kenalan di Kamar

Modus Kencan Berujung Petaka: Diajak Makan Malam, Gadis di Metro Dirudapaksa Kenalan di Kamar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 14:14 WIB

Skor ESG Indonesia Naik Jadi 42,4, Dua Perusahaan Ini Tunjukkan Konsistensi Hingga Raih Penghargaan

Skor ESG Indonesia Naik Jadi 42,4, Dua Perusahaan Ini Tunjukkan Konsistensi Hingga Raih Penghargaan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:14 WIB

×