Ahli Sebut Tes Covid-19 Harian Bisa Cegah Penyebaran Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 21 Januari 2021 | 14:29 WIB
Ahli Sebut Tes Covid-19 Harian Bisa Cegah Penyebaran Virus Corona
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan tes Covid-19 harian bisa membantu menghentikan masa karantina atau isolasi mandiri akibat pandemi virus corona Covid-19.

Alih-alih hanya berdiam diri di rumah selama 10 hari, orang yang terpapar virus corona Covid-19 bisa beraktivitas normal sambil menjalani tes harian secara rutin selama 5 hari.

Jika hasil tes mereka negatif virus corona Covid-19 selama 5 hari, maka mereka tidak perlu menjalani isolasi. Para peneliti dari Center for the Mathematical Modeling of Infectious Diseases pun mengatakan tes Covid-19 harian ini bisa mengurangi penularan virus corona 50 persen.

Cara ini juga akan memberikan efek yang sama seperti rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang karantina selama 2 minggu untuk menghentikan penyebaran virus corona 59 persen.

Selain itu, penelitian ini juga menyarankan untuk melihat hasil isolasi pasien virus corona selama 7 hari sebelum tes swab PCR, yang bisa membantu mengurangi penularan virus corona hingga 56 persen.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Kedua opsi itu bisa mengurangi risiko seseorang terinfeksi virus corona Covid-19. Cara ini sekaligus membantu mengurangi penyebaran virus corona.

"Ada bukti yang berkembang bahwa banyak kasus menunjukkan karantina tidak efektif menekan penyebaran virus corona, terutama pada mereka yang tidak bisa bekerja dari rumah dan merawat orang yang sedang terinfeksi," kata peneliti di jurnal medis The Lancet dikutip dari The Sun.

Apalagi meningkatkan ketersediaan alat tes Covid-19, seperti antigen yang cepat dan murah akan membantu meminimalisir penyebaran virus corona.

Para ahli percaya bahwa periode isolasi yang lebih pendek akan membuat lebih banyak orang berpegang pada protokol kesehatan. Selain itu, mereka juga tidak akan terlalu lama berdiam diri di rumah atau kehilangan pekerjaannya.

baca juga

"Tes virus corona harian selama 5 hari ini bisa membantu menghentikan aturan di rumah aja atau karantina. Karena, isolasi diri hanya akan diperlukan setelah seseorang mendapatkan hasil tes positif atau menunjukkan gejala menyerupai virus corona," jelas Billy Quilty, penulis utama studi.

Namun, studi tersebut menemukan cara yang ideal adalah isolasi diri selama 10 hari setelah positif virus corona dan karantina bagi yang kontak dekat disertai tes Covid-19 rutin selama 5 hari.

Dengan begitu, para peneliti percaya cara ini bisa mencegah sekitar 80 persen penularan virus corona. Dr Julian Tang, Profesor Kehormatan / Ahli Virologi Klinis, Universitas Leicester, mengatakan model pendekatan peneliti ini bisa meningkatkan kepatuhan beberapa orang terhadap protokol kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Baru, Perokok & Vegetarian Berisiko Kecil  Terinfeksi Virus Corona?

Temuan Baru, Perokok & Vegetarian Berisiko Kecil Terinfeksi Virus Corona?

Health | Selasa, 19 Januari 2021 | 20:44 WIB

Usai Pandemi Virus Corona, Inggris Terancam Hadapi Wabah Gonore

Usai Pandemi Virus Corona, Inggris Terancam Hadapi Wabah Gonore

Health | Selasa, 19 Januari 2021 | 16:14 WIB

Bukan Cuma Snack, Kini Ada Vending Machine Jual Alat Tes Covid-19

Bukan Cuma Snack, Kini Ada Vending Machine Jual Alat Tes Covid-19

Bekaci | Selasa, 19 Januari 2021 | 18:45 WIB

Terkini

Gendong Ransel Hitam dan Bertopi Biru, Bupati Lombok Barat Resmi Masuk Gedung Merah Putih KPK

Gendong Ransel Hitam dan Bertopi Biru, Bupati Lombok Barat Resmi Masuk Gedung Merah Putih KPK

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 06:39 WIB

Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan

Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 06:00 WIB

Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi

Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi

Bali | Selasa, 21 Juli 2026 | 05:56 WIB

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

×