Temuan Baru, Perokok & Vegetarian Berisiko Kecil Terinfeksi Virus Corona?

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 19 Januari 2021 | 20:44 WIB
Temuan Baru, Perokok & Vegetarian Berisiko Kecil  Terinfeksi Virus Corona?
Ilustrasi merokok.[Unsplash/Irina Iriser]

Suara.com - Mulanya, perokok aktif disebut memiliki risiko yang lebih tinggi terinfeksi virus corona Covid-19 dibandingkan lainnya. Karena, rokok bisa menurunkan imunitas seseorang dan merusak paru-parunya.

Tapi sekarang, survei yang dilakukan oleh Council of Scientific and Industrial Research menemukan perokok dan vegetarian justru memiliki seropositif yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa mereka mungkin berisiko lebih rendah terkena virus corona.

Survei itu juga menemukan bahwa mereka yang bergolongan darah O mungkin tidak rentan terhadap infeksi virus. Sedangkan, orang yang bergolongan darah B dan AB berisiko lebih tinggi.

Pada studi ini, Council of Scientific and Industrial Research (CSIR) mengambil sampel 10.427 orang dewasa yang bekerja di laboratorium atau institusi dan anggota keluarganya. Studi ini menilai keberadaan antibodi terhadap SARS-CoV-2 yang menyebabkan virus corona Covid-19.

Studi yang dipimpin oleh CSIR-Institute of Genomics and Integrative Biology (IGIB), Delhi menyebutkan sebanyak 10.14 persen dari 10.427 orang memiliki antibodi SARS-CoV-2.

sayuran, vegetarian (Pixabay/congerdesign)
sayuran, vegetarian (Pixabay/congerdesign)

Tindak lanjut pada 346 orang seropositif setelah 3 bulan mengungkapkan tingkat antibodi yang masih stabil dan tinggi terhadap virus corona. Tapi, Shantanu Sengupta, ilmuwan senior di IGIB mengatakan aktivitas plasma untuk menetralkan virus corona menurun.

Selama 6 bulan, pengambilan sampel berulang dari 35 orang menunjukkan penurunan kadar antibodi penetral yang tetap stabil dibandingkan 3 bulan sebelumnya. Tapi, antibodi normal maupun antibodi penetral masih jauh di atas ambang batas yang sesuai syarat.

"Kami menemukan perokok cenderung tidak seropositif adalah laporan pertama. Meskipun Covid-19 adalah penyakit pernapasan tapi temuan ini menunjukkan bahwa merokok justru melindungi seseorang," kata peneliti dikutip dari Times of India.

Studi ini juga mengutip dua penelitian dari Prancis dan Italia serta New York dan China, yang melaporkan tingkat infeksi virus corona lebih rendah di antara perokok.

Mereka juga mengevaluasi faktor risiko yang diisi oleh para peserta melalui online. Mereka mendapatkan informasi geografis, golongan darah, jenis pekerjaan dan kebiasaan seperti merokok dan alkohol, diet, riwayat kesehatan dan jenis trasnportasi yang digunakan.

Studi menemukan bahwa seropositif lebih tinggi ditemukan pada mereka yang menggunakan transportasi umum dan pekerjaan seperti keamanan, petugas rumah tangga, non-perokok dan non-vegetarian.

Pada Juli 2020, Kementerian Kesehatan Serikat mengatakan perokok cenderung lebih rentan terhadap virus corona, karena meningkatkan kemungkinan penularan virus dari tangan ke mulut.

Pihaknya juga memeringatkan bahwa penggunaan produk tembakau dapat meningkatkan keparahan infeksi saluran pernapasan dan membuat orang rentan terhadap virus corona.

Dalam dokumennya 'Pandemi COVID-19 dan Penggunaan Tembakau di India', kementerian mengatakan para ahli telah mengonfirmasi bahwa perokok lebih mungkin mengembangkan gejala parah.

Bahkan mereka juga berisiko meninggal karena virus corona. Sebab, penyakit itu menyerang paru-paru sehingga mereka memeringatkan agar tidak menggunakan apapun dari produk semacam itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Layar Film Na Willa: Kru Dilarang Merokok hingga Jadwal Tidur Siang Pemeran Utama

Di Balik Layar Film Na Willa: Kru Dilarang Merokok hingga Jadwal Tidur Siang Pemeran Utama

Entertainment | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:30 WIB

Pratikno Cerita Masa Kecil: Pernah Coba Merokok karena Tumbuh di Lingkungan Petani Tembakau

Pratikno Cerita Masa Kecil: Pernah Coba Merokok karena Tumbuh di Lingkungan Petani Tembakau

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:57 WIB

Anak Merokok Dianggap Sepele, Wali Santri Bentak Ustaz: Suami Saya Polisi, Siap Saya Tuntut!

Anak Merokok Dianggap Sepele, Wali Santri Bentak Ustaz: Suami Saya Polisi, Siap Saya Tuntut!

Entertainment | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:20 WIB

Merokok di Ruang Publik, Aturan Kurang Ketat atau Kesadaran yang Minim?

Merokok di Ruang Publik, Aturan Kurang Ketat atau Kesadaran yang Minim?

Your Say | Minggu, 22 Februari 2026 | 13:05 WIB

Merokok, Pola Asuh Ayah, dan Persepsi Kesehatan Anak Lintas Generasi

Merokok, Pola Asuh Ayah, dan Persepsi Kesehatan Anak Lintas Generasi

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 10:02 WIB

Anime Chainsmoker Cat Resmi Diumumkan, Kisah Beastman Kucing Pecandu Rokok

Anime Chainsmoker Cat Resmi Diumumkan, Kisah Beastman Kucing Pecandu Rokok

Your Say | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:10 WIB

Korban Penganiayaan Akibat Tegur Pasutri Merokok di Motor Tak Yakin Pelaku Sudah Ditahan

Korban Penganiayaan Akibat Tegur Pasutri Merokok di Motor Tak Yakin Pelaku Sudah Ditahan

Entertainment | Senin, 02 Februari 2026 | 17:50 WIB

Larangan Jelas, Bahaya Nyata: Mengapa Pelanggaran Merokok saat Berkendara Terus Berulang?

Larangan Jelas, Bahaya Nyata: Mengapa Pelanggaran Merokok saat Berkendara Terus Berulang?

News | Senin, 02 Februari 2026 | 15:16 WIB

Tegur Pengendara Merokok, Aldi Jadi Korban Pemukulan dan Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

Tegur Pengendara Merokok, Aldi Jadi Korban Pemukulan dan Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:23 WIB

Benarkah Tembakau Alternatif jadi Jalan Keluar Kebiasaan Merokok?

Benarkah Tembakau Alternatif jadi Jalan Keluar Kebiasaan Merokok?

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 06:53 WIB

Terkini

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB