5 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan Saat Anak Alami Demam

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 23 Januari 2021 | 09:10 WIB
5 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan Saat Anak Alami Demam
Ilustrasi anak demam. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi atau anak yang mengalami demam akan membuat orangtua, terlebih orangtua baru, was-was tak keruan. 

Untuk bayi berusia kurang dari tiga bulan yang mengalami demam, ini dianggap sebagai keadaan darurat dan sesegera mungkin harus dibawa ke dokter untuk diperiksa.

Sementara untuk bayi berusia lebih dari tiga bulan, ada lima cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan demam dan membuat bayi merasa lebih nyaman.

Beikut adalah lima hal yang bisa orangtua lakukan saat anak mengalami demam seperti yang telah dikutip dari Insider.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

1. Gunakan paracetamol
Paracetamol atau acetaminophen (Tylenol) dipercaya dapat  menurunkan demam pada anak. Tapi jangan pernah memberikan obat ini pada bayi di bawah 3 bulan.

Selain itu pastikan juga untuk menggunakan obat mengikuti petunjuk kemasan, dosis yang disesuaikan berat badan bayi.

Jika bayi mengalami demam di bawah 38 derajat celcius, Anda tidak perlu menggunakan obat demam kecuali bayi terus menerus menangis dan dalam kondisi tidak nyaman.

2. Gunakan baju tipis
Anggapan bayi harus dibalut selimut saat demam ternyata itu keliru. Sebaliknya, saat bayi demam gunakan pakaian yang tipis, karena akan membantu panas keluar dari kulit bayi sehingga suhu tubuh menurun.

Pakaian yang tipis juga akan mencegah bayi mengalami kepanasan, berkeringat sehingga bayi tidak nyaman. Pakaian berbahan katun direkomendasikan.

baca juga

3. Pastikan bayi cukup cairan
Saat bayi sakit demam, ia akan kekurangan cairan lebih cepat lewat keringat yang keluar, sehingga fokuslah pada memperbanyak asupan air untuk bayi.

"Cairan memang tidak menurunkan demam, tetapi bisa membantu bayi mengalami dehidrasi berat, yang berisiko bayi harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan cairan," terang Profesor Pengobatan Darurat University of Utah, Troy Madsen, MD.

4. Kompres dengan air dingin
Untuk membuat kompres bayi, Anda perlu merendam kain di air dingin dan menekannya di dahi, pergelangan tangan, atau pangkal paha bayi sesekali.

"Menggunakan kompres dingin bisa membantu bayi mengalami demam merasa nyaman, dan menurunkan demam," terang Prof. Madsen.

5. Mandikan bayi
Jika berpikir bayi tidak perlu mandi saat demam, Anda keliru. Sebaliknya bayi harus mandi untuk menurunkan demam. Tapi pastikan tidak menggunakan air dingin saat mandi, karena bisa menyebabkan menggigil pada bayi, dan memperparah demam.

Gunakan air hangat suam suam kuku, balurkan bayi menggunakan kain basah selama 20 hingga 30 menit, namun pastikan bayi merasa nyaman, dan hentikan jika bayi tidak nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cepat dan Mudah, Cek Gejala Covid-19 dengan Menyentuh Dada Serta Punggung

Cepat dan Mudah, Cek Gejala Covid-19 dengan Menyentuh Dada Serta Punggung

Health | Jum'at, 22 Januari 2021 | 14:37 WIB

Nyeri Punggung hingga Demam Tinggi, Ini Tanda Anda Harus Segera ke Dokter

Nyeri Punggung hingga Demam Tinggi, Ini Tanda Anda Harus Segera ke Dokter

Health | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:29 WIB

Mantan Suami Nita Thalia Alami Komplikasi, Pasien Covid-19 Berisiko DBD

Mantan Suami Nita Thalia Alami Komplikasi, Pasien Covid-19 Berisiko DBD

Health | Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:05 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×