Mau Vaksinasi Covid-19 Tapi Hipertensi Kambuh, Apa yang Harus Dilakukan?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 26 Januari 2021 | 11:48 WIB
Mau Vaksinasi Covid-19 Tapi Hipertensi Kambuh, Apa yang Harus Dilakukan?
Ilustrasi hipertensi sebelum vaksinasi Covid-19. (Pixabay/McRonny)

Suara.com - Vaksinasi Covid-19 di Indonesia menggunakan vaksin buatan Sinovac sudah dimulai sejak 13 Januari 2021 lalu. Meski terdaftar sebagai penerima vaksin, orang dengan hipertensi tidak terkontrol tidak akan bisa diberikan vaksinasi.

Ketua POKJA Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP PDPD) dr. Erlina Burhan, Sp.P (K)., M.Sc., Ph.D, mengingatkan para penerima vaksin untuk memperhatikan kondisi kesehatannya menjelang jadwalnya disuntik vaksin.

"Berterusteranglah tentang penyakit Anda, juga kalau sekiranya ada penyakit komorbid dari sekarang, mumpung belum dapat giliran, lakukan upaya untuk mengontrol penyakitnya," ujar dr. Erlina dalam diskusi virtual dengan Kemenkes RI beberapa waktu lalu.

Orang yang memiliki hipertensi tetap bisa disuntik vaksin, namun ia harus memastikan kadar tekanan darahnya sudah dikontrol dengan baik, entah dengan bantuan obat atau pola hidup sehat sebelum menerima vaksin Covid-19.

"Kalau pasien tersebut atau individu sehat tersebut mampu dengan meminum obat yang teratur atau berobat ke dokter, buat tensi jadi terkontrol," ungkap dr. Erlina.

Selama orang yang memiliki hipertensi tersebut mampu mengontrol tekanan darahnya tidak lebih dari 140/90, maka ia boleh dan layak divaksinasi.

Sehingga pastikan sebelum divaksin, tekanan darah Anda di bawah 140/90, agar Anda tetap bisa menerima vaksin yang sudah disediakan dan dijadwalkan pemberiannya.

Terakhir, dokter yang juga Ketua PP PDPI DKI Jakarta itu menegaskan dibuatnya kriteria layak dan tidak layak mendapat vaksinasi bukan untuk menghalangi orang mendapat vaksin. Melainkan untuk melindungi masyarakat dan mencegah terjadinya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dikhawatirkan banyak orang.

"Jadi sebetulnya, arah vaksinasi ini bukan saja untuk mengendalikan Covid-19, tapi juga membuat orang memikirkan kesehatannya, mulailah kita mengetahui status kesehatan kita," tuturnya.

baca juga

"Jadi ini prinsip kehati-hatian vaksinasi, selain tadi mengurangi KIPI, jangan sampai dalam satu bulan ada KIPI," pungkas dr. Erlina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Kucing dan Anjing Juga Perlu Mendapat Vaksinasi Covid-19

Ini Alasan Kucing dan Anjing Juga Perlu Mendapat Vaksinasi Covid-19

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 09:42 WIB

Ada Tenaga Kesehatan di Bandar Lampung Menolak Divaksin Covid-19

Ada Tenaga Kesehatan di Bandar Lampung Menolak Divaksin Covid-19

Lampung | Senin, 25 Januari 2021 | 19:55 WIB

Tunda Dulu, Jangan Pernah Vaksin Covid-19 Jika Dalam Kondisi Ini

Tunda Dulu, Jangan Pernah Vaksin Covid-19 Jika Dalam Kondisi Ini

Malang | Senin, 25 Januari 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

×