Viral Video Pasangan Gancet, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 29 Januari 2021 | 13:20 WIB
Viral Video Pasangan Gancet, Begini Penjelasan Ilmiahnya
Pasangan intim berpelukan di jalanan tak mau lepas. Peristiwa itu terjadi di Jalan Merdeka, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Rabu (27/1/2021) malam. [Facebook]

Suara.com - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan video viral sepasang kekasih yang tengah berpeluk mesra dan tak mau lepas.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Merdeka, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Rabu (27/1/2021) malam. Bahkan, ketika diangkut oleh polisi keduanya masih dalam keadaan gancet atau berpelukan.

Seringkali, peristiwa serupa dihubungkan dengan cerita mistis. Padahal, ada penjelasan ilmiah mengenai kejadian tersebut.

Dilansir dari Healthline, kondisi ini disebut penis captivus, dan ini adalah kejadian yang langka.

Tidak jelas seberapa sering penis captivus terjadi karena pasangan mungkin dapat memisahkan diri satu sama lain sebelum penanganan medis diperlukan.

Video viral pasangan gancet (Instagram/nenk_update)
Video viral pasangan gancet (Instagram/nenk_update)

Mereka mungkin tidak akan pernah melaporkan kejadian tersebut ke dokter.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Agar penis captivus terjadi, serangkaian peristiwa saat berhubungan seks harus dilakukan.

Penis, yang terisi dengan darah selama ereksi, dapat terus membesar sebelum orgasme. Dinding vagina, yang terbuat dari jaringan otot, mengembang dan berkontraksi saat berhubungan seks.

Otot-otot di dalam vagina juga mungkin berdenyut sedikit selama orgasme.

baca juga

Kadang-kadang, otot vagina bisa berkontraksi lebih dari biasanya. Kontraksi ini bisa mempersempit lubang vagina. Penyempitan ini dapat menghalangi pria untuk melepaskan penisnya, terutama jika penisnya masih membengkak dan ereksi.

Setelah orgasme, otot vagina akan mulai mengendur. Jika pria juga mencapai orgasme, darah akan mulai mengalir dari penisnya, dan ereksinya akan mereda. Anda mungkin bisa mengeluarkan penis dari vagina saat kejadian ini terjadi.

Kebanyakan orang yang mengalami penis captivus dapat saling menempel hanya dalam beberapa detik. Tetap tenang dan membiarkan otot-otot rileks akan membantu melepaskan ikatan satu sama lain.

Penis captivus merupakan salah satu manifestasi dari vaginismus. Vaginismus adalah kontraksi ketat dari otot-otot vagina yang begitu kuat, pada dasarnya vagina menutup sendiri.

Jika ini terjadi, seorang wanita mungkin tidak dapat melakukan hubungan intim. Itu juga dapat mencegah pemeriksaan medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Bisa Gancet saat Hubungan Intim Hingga Mr P Terjepit Miss V?

Kenapa Bisa Gancet saat Hubungan Intim Hingga Mr P Terjepit Miss V?

Banten | Jum'at, 29 Januari 2021 | 07:01 WIB

Pria-Wanita di Sumut Pelukan hingga Tak Bisa Dilepas, Begini Faktanya

Pria-Wanita di Sumut Pelukan hingga Tak Bisa Dilepas, Begini Faktanya

Sumut | Jum'at, 29 Januari 2021 | 08:05 WIB

Viral Video Pasangan Gancet Bagian Intim, Begini Kata Polisi

Viral Video Pasangan Gancet Bagian Intim, Begini Kata Polisi

Batam | Kamis, 28 Januari 2021 | 19:41 WIB

Terkini

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:08 WIB

3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi

Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri

Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri

Banten | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Cara Mudah Menghitung Volume Kubus: Rumus Lengkap dengan Contoh Soal

Cara Mudah Menghitung Volume Kubus: Rumus Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:05 WIB

WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor

WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah

Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:00 WIB

The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati

The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bikin Resah dan Bahayakan Pengendara, Truk Sampah 'Roboh' di Bogor Akhirnya Ditarik dari Jalan

Bikin Resah dan Bahayakan Pengendara, Truk Sampah 'Roboh' di Bogor Akhirnya Ditarik dari Jalan

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Waduk Manggar Kian Surut, 3 Bulan Lagi Balikpapan Terancam Kekurangan Air

Waduk Manggar Kian Surut, 3 Bulan Lagi Balikpapan Terancam Kekurangan Air

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:59 WIB

×