Serupa Tapi Tak Sama, Ini Beda Bentuk Kusta dan Kurap di Kulit

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 01 Februari 2021 | 21:28 WIB
Serupa Tapi Tak Sama, Ini Beda Bentuk Kusta dan Kurap di Kulit
Ilustrasi: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Beda Bentuk Kusta dan Kurap di Kulit [shutterstock]

Suara.com - Karena sama-sama menular dan ditandai dengan lesi kulit, banyak orang belum bisa membedakan penyakit kurap dan kusta

Padahal hal ini harus diketahui, agar tidak salah mengira kusta sebagai kurap. Akibatnya fatal, bisa menimbulkan kecacatan permanen dan berbahaya pada pengidapnya.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Zunarsih, Sp.KK menjelaskan kurap disebabkan oleh jamur, sedangkan kusta disebabkan oleh bakteri Mycrobacterium Leprae yang merusak jaringan saraf.

Pada kusta, tungkai tangan dan kaki yang terinfeksi akan merasakan mati rasa, lalu terjadi kelumpuhan.

Sebelum menimbulkan bercak putih kusta akan ditandai dengan munculnya lesi atau kemerahan pada kulit seperti kurap. Namun lesi atau kemerahan pada kusta umumnya kering dan tidak mengeluarkan keringat.

"Bercaknya warnanya merah, yang mirip dengan kurap. Jadi warnanya merah kemudian tepian (lingkaran kurap) lebih tinggi," jelas dr. Zunarsih dalam diskusi di Kementerian Kesehatan RI beberapa waktu lalu.

Dibanding kusta, lesi atau kemerahan di kulit karena kurap biasanya sangat cepat menyebar alias akut ke seluruh permukaan kulit. 

Biasanya dalam waktu seminggu kurap bisa melebar dengan cepat, berbeda pada kusta yang cenderung lama dan bertahun-tahun untuk bisa melebar.

"Dan yang paling penting adalah kalau kurap itu biasanya disertai dengan rasa gatal. Sedangkan kalau kusta, perkembangannya itu lambat membesar dan banyak, ditambah dia tidak ada keluhan, tidak ada rasa gatal sama sekali," pungkas dr. Zunarsih. 

Alasan kusta menyebar secara lambat, ini karena bakteri penyebab kusta membutuhkan waktu lama untuk membelah diri atau mereplika diri dan menyebar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama-sama Ditandai Bercak Putih di Kulit, Ini Beda Kusta dan Panu

Sama-sama Ditandai Bercak Putih di Kulit, Ini Beda Kusta dan Panu

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 20:15 WIB

Kusta Anak, Benarkah Lebih Berbahaya daripada Kusta Dewasa?

Kusta Anak, Benarkah Lebih Berbahaya daripada Kusta Dewasa?

Health | Sabtu, 30 Januari 2021 | 19:04 WIB

Hari Kusta Sedunia 2021, Kasus Kusta Anak di Indonesia Sulit Dideteksi

Hari Kusta Sedunia 2021, Kasus Kusta Anak di Indonesia Sulit Dideteksi

Health | Sabtu, 30 Januari 2021 | 15:26 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB