Ahli Sebut Pasien Virus Corona Covid-19 Butuh Satu Kali Suntikan Vaksin

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 03 Februari 2021 | 15:23 WIB
Ahli Sebut Pasien Virus Corona Covid-19 Butuh Satu Kali Suntikan Vaksin
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Shannon Romano, seorang ahli biologi molekuler terinfeksi virus corona Covid-19 pada Maret 2020 lalu, sekitar seminggu setelah dirinya dan rekannya menutup laboratorium mereka di Rumah Sakit Mounth Sinai.

Saat terinfeksi virus corona Covid-19, ia mengalami sakit kepala yang melemahkan diikuti demam dan nyeri tubuh yang menyiksa.

"Saya tidak bisa tidur. Saya tidak bisa bergerak. Persedianku terasa sakit dari dalam," kata Shannon Romano dikutip dari Times of India.

Jika Shannon Romano memenuhi syarat, maka ia akan segera mendapatkan suntik vaksin Covid-19. Ia dijadwalkan akan mendapatkan suntik vaksin Covid-19 awal bulan Febuari 2021 ini.

Setelah 2 hari suntik vaksin, ia akan mengalami gejala yang terasa sangat familiar, seperti sakit kepala dan badanya terasa sakit seperti ketika terinfeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)
Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)

Shannon Romano memang menjadi cepat pulih dari virus corona, tapi respons intensitas tubuhnya terhadap suntikan vaksin akan membuatnya terkejut.

Sebuah studi baru telah berusaha mencari tahu penyebab Shannon dan banyak orang lain yang terinfeksi virus corona mengalami reaksi tak terduga pada suntikan pertama vaksin Covid-19.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang sebelumnya terinfeksi virus corona mengalami kelelahan, sakit kepala, menggigil, demam, serta nyeri otot dan sendi setelah suntikan pertama vaksin Covid-19.

Selain itu, pasien virus corona Covid-19 juga memiliki tingkat antibodi yang jauh lebih tinggi setelah dosis pertama dan kedua vaksin Covid-19.

baca juga

Berdasarkan hasil ini, para peneliti mengatakan orang yang pernah menderita virus corona Covid-19 mungkin hanya membutuhkan satu kali suntikan vaksin.

"Saya pikir suntikan vaksin Covid-19 satu kali sudah cukup bagi mereka. Cara ini juga bisa mencegah seseorang mengalami rasa sakit akibat suntikan kedua vaksin Covid-19. Karena, suntikan kedua hanya akan meningkatkan dosis vaksin tambahan," jelas Florian Krammer, seorang ahli virologi di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai.

Sementara, beberapa ilmuwan setuju dengan logikanya dan yang lain lebih berhati-hati untuk melakukan suntikan kedua vaksin.

Para peneliti juga mencari tahu gejala setelah vaksinasi pada 231 orang, 83 di antaranya pernah terinfeksi dan 148 orang belum pernah terinfeksi virus corona.

Kedua kelompok itu mengaku mengalami nyeri di tempat suntikan setelah dosis pertama. Tapi, mereka yang pernah terinfeksi virus corona sebelumnya lebih sering mengeluhkan kelelahan, sakit kepala dan kedinginan.

Tim peneliti juga berusaha mencari tahu cara sistem kekebalan menanggapi vaksin Covid-19 pada 109 orang, yang mana 68 di antaranya belum pernah terinfeksi dan 41 orang pernah terinfeksi virus corona.

Mereka menemukan tanggapan antibodi yang lebih kuat pada kelompok terakhir. Sehingga kesimpulan penelitian perlu diselidiki lebih lanjut dengan lebih banyak penelitian.

Namun, hal ini tidak mengherankan bila orang yang sebelumnya terinfeksi mungkin mengalami reaksi lebih intens. Karena, dua kali suntikan vaksin mengandung potongan materi genetik yang memacu tubuh untuk memproduksi protein lonjakan dan permukaan yang menonjol pada area vaksin.

Orang yang telah terinfeksi virus memiliki sel kekebalan yang siap mengenali protein ini. Saat protein muncul setelah vaksinasi, beberapa dari sel kekebalan itu menyerang dan menyebabkan orang merasa sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Reaksi Alergi Setelah Vaksinasi Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan?

Alami Reaksi Alergi Setelah Vaksinasi Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 14:01 WIB

Usai Suntik Vaksin Covid-19, Kapan Wanita Bisa Merencanakan Kehamilan?

Usai Suntik Vaksin Covid-19, Kapan Wanita Bisa Merencanakan Kehamilan?

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 14:18 WIB

327 Nakes di Jakarta Barat Sudah Disuntik Vaksin Covid Tahap Dua

327 Nakes di Jakarta Barat Sudah Disuntik Vaksin Covid Tahap Dua

News | Rabu, 03 Februari 2021 | 13:40 WIB

Terkini

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB