Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kanker Sesuai Tahapan Usia

Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2021 | 06:49 WIB
Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kanker Sesuai Tahapan Usia
Ilustrasi sel kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Gaya hidup sehat serta olahraga teratur dianggap sebagai salah satu cara untuk mencegah penyakit ganas tersebut.

Dikutip Suara.com dari Indian Express, seorang onkologis sekaligus senior konsultan dari Action Cancer Hospital India, Dr J B Sharma, HOD membagikan kiat-kiat yang bisa dilakukan untuk mencegah pertumbuhan dan perkembangan kanker sesuai usia. Berikut ini adalah tahapannya:

Masuki Usia 20 Tahunan

  • pemeriksaan kulit dan testis
  • Pap smear setelah aktif secara seksual
  • Pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan
  • Jika wanita alami perdarahan/ menstruasi tidak teratur, lakukan USG panggul untuk mendeteksi tumor ovarium

Usia 20 sampai 40 Tahun

  • Pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan
  • Pemeriksaan testis bulanan untuk pria dan pemeriksaan kulit untuk kedua jenis kelamin
  • Pap Smear berbasis cairan setiap tahun selama tiga tahun setelah usia 25 tahun. Jika normal, maka lakukan setiap tiga tahun sekali sampai usia 65 tahun
  • USG (ultrasound) payudara sebelum usia 40 atau setidaknya lima tahun sebelum anggota keluarga terkena, mammogram bilateral dari 45-55 tahun setiap tahun sesuai anjuran dokter
  • MRI payudara bila terjadi BRCA mutasi-positif
  • Mamogram dasar pada usia 40
  • Baseline PSA pada usia 45 tahun jika keluarga memiliki riwayat kanker prostat
  • Profil BP / Nadi / Lipid kadang-kadang jika memiliki riwayat keluarga atau seorang perokok / alkoholik / stres

50 tahun ke atas

  • Mammogram tahunan sampai usia 55 tahun dan kemudian setiap dua tahun
  • Pemeriksaan payudara klinis oleh dokter setiap tahun
  • Rontgen dada / USG seluruh perut setiap tahun
  • Profil CBC / LFT / KFT / Lipid setidaknya setiap tahun
  • PSA tahunan setelah usia 50 tahun untuk pria
  • Cek tinja setiap tahun untuk kedua jenis kelamin
  • Urine R / E tahunan
  • Kolonoskopi 5 tahunan bila memiliki riwayat keluarga
  • Pemeriksaan jantung setiap tahun
  • CT scan dada dosis rendah jika terjadi risiko tinggi kanker paru-paru sebagai perokok dalam 15 tahun terakhir atau usia 55-74 tahun

Selain itu, seorang konsultan senior Onkologi Medis di RS Dharamshila Narayana Superspeciality Dr Deni Gupta menyebutkan tanda-tanda peringatan yang perlu segera diperhatikan bila masyarakat mengalami hal-hal berikut ini;

  1. Bila memiliki benjolan di bagian tubuh manapun, lakukan check-up. Benjolan bisa saja tanda penyakit berbahaya, bisa juga tidak. Namun memastikan perhatian medis tepat waktu amat penting.
  2. Batuk darah terus-menerus dan nyeri di dada dapat menjadi peringatan tentang kanker paru-paru. Selain itu, jika seorang perokok berat menderita kondisi seperti itu, ia harus melapor ke dokter spesialis sedini mungkin.
  3. Sakit kepala yang tidak normal dan episode muntah yang berulang adalah gejala yang dialami kebanyakan orang dalam kasus tumor otak. Kondisi seperti itu dapat terjadi pada banyak masalah neurologis juga, tetapi tes yang diperlukan tetap dapat memberikan gambaran yang jelas.
  4. Buang air besar berwarna hitam dan sakit perut yang tidak normal mungkin merupakan gejala dari kanker rektal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Hal yang Mesti Diperhatikan Pasien Kanker di Tengah Pandemi Covid-19

Ini Hal yang Mesti Diperhatikan Pasien Kanker di Tengah Pandemi Covid-19

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 21:35 WIB

Waspada, Empat Jenis Kanker Berikut Paling Umum Mengintai Pria

Waspada, Empat Jenis Kanker Berikut Paling Umum Mengintai Pria

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 17:30 WIB

Hari Kanker Sedunia, Ini Hal yang Harus Diketahui Sebelum Donasikan Rambut

Hari Kanker Sedunia, Ini Hal yang Harus Diketahui Sebelum Donasikan Rambut

Lifestyle | Kamis, 04 Februari 2021 | 15:28 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB