Hari Kanker Sedunia, Ini Hal yang Harus Diketahui Sebelum Donasikan Rambut

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 04 Februari 2021 | 15:28 WIB
Hari Kanker Sedunia, Ini Hal yang Harus Diketahui Sebelum Donasikan Rambut
Donasi Rambut. (Elements Envanto)

Suara.com - Dalam menjalani perawatannya, banyak pasien kanker kerap kehilangan rambutnya akibat efek samping dari kemoterapi yang dilakukannya.

Bagi para pasien, kehilangan rambut ini tentu bukan suatu hal yang mudah, terlebih di tengah perjuangannya melawan kanker. Maka tidak heran sejak beberapa tahun lalu, banyak inisasi untuk mendonorkan rambut bagi pasien kanker.

Tapi, sebelum mendonasikan rambut kamu, ada sejumlah hal yang sebaiknya kamu ketahui. Dilansir dari Insider, berikut ini beberapa rangkumannya:

Tentukan organisasi mana yang ingin Anda beri donasi.

Donasi rambut Hair to Share. (Dok: Mrccc Siloam Hospitals Semanggi)
Donasi rambut Hair to Share. (Dok: Mrccc Siloam Hospitals Semanggi)

Saat ini banyak sekali lembaga atau organisasi hingga bahkan rumah sakit yang menerima sumbangan rambut saat ingin melakukan donasi. Salah satunya seperti yang dilakukan MRCCC Siloam Hospitals Semanggi bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) kembali menggelar acara Hair to Share dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia.

“Kami senang dapat terus mendukung penanggulangan kanker baik secara suportif maupun kuratif,” kata Caroline Riady, Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group dalam webinar, baru-baru ini.

Menurutnya, program Hair to Share bersama YKI ini merupakan salah satu wadah suportif bagi partisipasi masyarakat yang ingin menunjukkan kepedulian terhadap pasien kanker dan rasa empati terhadap sesama.

Pelajari dan patuhi persyaratan

Setiap organisasi memiliki persyaratan rambut khusus yang harus dipenuhi oleh donatur agar dapat diterima. Beberapa diantaranya seperti

baca juga
  • Panjang biasanya harus 8 hingga 12 inci, ujung ke ujung (rambut keriting harus ditarik lurus untuk pengukuran panjang yang akurat)
  •  Apakah pewarnaan dapat diterima
  • Pemutihan - termasuk highlight - umumnya tidak dapat diterima untuk rambut donasi
  • Berapa persentase uban yang diperbolehkan jika Anda tahu Anda memilikinya

Pastikan stylist tahu melakukan pemotongan donasi

Tidak semua stylist memahami proses donasi, jadi periksalah sebelum Anda membuat janji. Beberapa salon bahkan mungkin menawarkan diskon - atau mensponsori acara donasi. Ada baiknya untuk memeriksa, menyebarkan berita, dan menyebarkan minat di komunitas Anda.

Terus rawat rambut Anda agar bisa berdonasi di lain waktu.

Secara umum, apa pun yang mungkin sudah Anda lakukan untuk merawat rambut panjang Anda adalah praktik yang baik untuk berdonasi.

Jangan tergila-gila dengan heat styling, jangan sikat saat basah, gunakan sampo bagus dan kondisioner yang bagus, dan jangan lupa deep conditioner sesuai kebutuhan. Memangkas rambut secara teratur juga penting untuk mencegah ujung bercabang dan menjaga rambut Anda tetap sehat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kanker Sedunia: Yuk Simak 5 Gaya Hidup Sehat Cegah Kanker

Hari Kanker Sedunia: Yuk Simak 5 Gaya Hidup Sehat Cegah Kanker

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 13:55 WIB

Hari Kanker Sedunia, Yuk Cegah dengan 5 Pola Makan Sehat Berikut

Hari Kanker Sedunia, Yuk Cegah dengan 5 Pola Makan Sehat Berikut

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 13:12 WIB

Hari Kanker: Pendeteksian Dini Terhambat Pandemi Covid-19

Hari Kanker: Pendeteksian Dini Terhambat Pandemi Covid-19

News | Kamis, 04 Februari 2021 | 12:07 WIB

Terkini

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

×