Pakai Masker Dobel Bikin Lebih Kebal dari Covid-19? Begini Faktanya

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 05 Februari 2021 | 19:05 WIB
Pakai Masker Dobel Bikin Lebih Kebal dari Covid-19? Begini Faktanya
Ilustrasi pakai dua masker. (Pixabay)

Suara.com - Menggunakan masker dipercaya membantu mencegaah virus corona. Tapi, baru-baru ini ada kabar bahwa menggunakan dua masker yang ditumpuk sekaligus bisa memberikan perlindungan ekstra dari covid-19

Tapi apakah memakai dua masker dapat memberi perlindungan lebih? Jawabannya tidak seperti yang diharapkan. Hal itu tergantung dari kasus ke kasus. Namun ada kemungkinan bahwa penggandaan masker dapat membantu dalam beberapa situasi tertentu.

Melansir dari Healthshots, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat merekomendasikan penggunaan masker kain yang dibuat dengan dua atau dengan lapisan lebih.

Mereka juga menyarankan untuk memastikan masker menutupi bagian hidung dan mulut. Pemakaian masker tersebut juga harus pas, sehingga tidak ada celah di sisi wajah.

ilustrasi masker (stocksnap.io)
ilustrasi masker (stocksnap.io)

“Pakai satu masker saja sudah cukup untuk di setiap situasi, selama itu pas dan tidak longgar,” kata Dr. David Hamer, pakar penyakit menular di Universitas Boston (02/02/2021).

Menurutnya, dengan memulai memakai masker yang bagus akan menjadi hal yang tepat. Namun, sebagian orang menginginkan perlindungan ekstra jika dapat berisiko terkena penyakit parah.

"Salah satu pilihan ketika menginginkan perlindungan ekstra adalah, memakai masker kain serta masker bedah biasa,” kata Dr. Monica Gandhi, pakar penyakit menular di Universitas California, San Francisco.

Ia mengatakan, bahwa kombinasi dengan salah satu masker, dapat membantu mencapai efek yang sama, seperti topeng N95.

Dan ia merekomendasikan perlindungan tambahan untuk orang-orang yang akan berada di dalam ruangan area dengan tingkat penularan tinggi, yang dapat mencerminkan sirkulasi varian yang lebih menular.

baca juga

Dengan masker kain tunggal untuk penggunaan sehari-hari, Gandhi mencatat penggunaan masker tersebut sangatlah penting, dengan masker yang terbuat dari bahan tenun yang rapat dan memiliki dua lapisan, dapat menciptakan jalur rintangan yang mempersulit partikel virus masuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Vaksin Oxford Malah Punya Efektivitas Tinggi saat Dosis Kedua Ditunda

Satu Vaksin Oxford Malah Punya Efektivitas Tinggi saat Dosis Kedua Ditunda

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 15:54 WIB

Pemprov Kaltim Sebut Sudah Ada 40 Pegawai Terkonfirmasi Covid-19

Pemprov Kaltim Sebut Sudah Ada 40 Pegawai Terkonfirmasi Covid-19

Kaltim | Jum'at, 05 Februari 2021 | 15:47 WIB

Viral Video Pemuda Tantang Polisi Gegara Emosi Ditegur Tak Pakai Masker

Viral Video Pemuda Tantang Polisi Gegara Emosi Ditegur Tak Pakai Masker

Hits | Jum'at, 05 Februari 2021 | 15:55 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×