COVID Arm, Efek Samping Vaksin Covid-19 Berupa Ruam Gatal di Area Suntikan

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Sabtu, 06 Februari 2021 | 10:18 WIB
COVID Arm, Efek Samping Vaksin Covid-19 Berupa Ruam Gatal di Area Suntikan
Ilustrasi suntik vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Seperti yang dilaporkan, suntikan vaksin Covid-19 datang dengan beberapa efek samping yang kurang menyenangkan seperti nyeri atau bengkak di tempat suntikan, atau kelelahan dan sakit kepala. Untungnya efek samping ini tidak berbahaya.

Sekarang, ada efek samping lain yang dilaporkan, khususnya untuk vaksin Moderna, yakni lesi merah besar di sekitar tempat suntikan. Efek samping yang baru diidentifikasi itu disebut "lengan COVID" atau "COVID Arm".

Para ahli medis memberinya sebutan hipersensitivitas kulit tertunda, yang pada dasarnya berarti reaksi tertunda pada kulit. Mereka pun meyakinkan bahwa efek samping ini tidaklah berbahaya.

"Tampaknya ini adalah reaksi alergi, reaksi kulit yang terjadi setelah mendapatkan suntikan," kata ahli kulit bersertifikat Debra Jaliman , MD, yang memiliki praktik pribadi di Manhattan, New York City, dikutip dari Health.

"Kami melihat kekencangan dan kemerahan di tempat suntikan terjadi." Beberapa orang yang pernah mengalami "lengan COVID" juga melaporkan rasa gatal, dan mengatakan lesi tersebut menyakitkan untuk disentuh.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

Apa yang membuat efek samping ini sedikit tidak biasa adalah wujudnya tidak langsung muncul. Biasanya, ini muncul 5-9 hari setelah suntikan pertama. Sehingga itu membuatnya berbeda dari kebanyakan efek samping vaksin, yang biasanya terjadi dalam satu atau dua hari.

Chris Gilbert, MD, PhD, mengalami "lengan COVID" setelah dia mendapatkan dosis pertama vaksinnya. "Saya pikir saya sudah selesai dengan efek sampingnya ketika, pada hari ketujuh setelah suntikan vaksin, ketika saya hendak tidur, saya mulai gatal di tempat suntikan," tulisnya di Psychology Today.

Gilbert tidak terlalu memikirkannya pada saat itu dan tertidur, tetapi ketika dia bangun pada hari kedelapan, lengan kanan atasnya terasa sangat gatal. "Lesi merah bulat dengan diameter sekitar dua inci berada di tempat saya mendapat suntikan," tulisnya.

Kabar baiknya, "Lengan COVID" adalah respons singkat yang tidak berbahaya. Para ahli masih mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, tetapi kemungkinan itu hanyalah bagian dari respons sistem kekebalan tubuh terhadap vaksin.

Baca Juga: Vaksin COVID-19 Sinovac Sudah Disebar di Seluruh Kabupaten Bekasi

Sehingga orang-orang tidak perlu panik dan mengurungkan suntikan dosis kedua.

Perlu dicatat juga bahwa jumlah reaksi "lengan COVID" masih kecil. USA Today melaporkan bahwa hanya ada 14 laporan resmi tentang ruam dalam registri Covid-19 dermatologis global, meskipun lebih banyak kasus mungkin tidak dilaporkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI