Virus Corona Diduga Menular Lewat Hubungan Seks, Bisakah Pakai Kondom?

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 07 Februari 2021 | 13:00 WIB
Virus Corona Diduga Menular Lewat Hubungan Seks, Bisakah Pakai Kondom?
Ilustrasi Virus Corona Diduga Menular Lewat Hubungan Seks, Bisakah Pakai Kondom? (shutterstock)

Suara.com - Sejak awal pandemi, penularan virus corona Covid-19 melalui hubungan seks telah dikhawatirkan, tetapi, penggunaan kondom juga tidak membantu mencegah penularan virus corona Covid-19 dari pasangan seks.

Para ilmuwan telah menegaskan bahwa kondom tidak akan mencegah penularan virus corona Covid-19, meskipun efektif melawan banyak infeksi menular seksual.

Karena, penularan virus corona Covid-19 bisa terjadi melalui kontak dengan mulut, hidung, kulit atau napas orang yang terinfeksi.

Para peneliti yang melakukan analisa ini berjumlah 12 orang dan berspesialisasi dalam bidang seperti ilmu biologi, ilmu sosial, evolusi, psikologi dan gender. Hal ini diketahui dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Saat itu dokter mengatakan bahwa seseorang mungkin tidak tahu jika dirinya terinfeksi virus corona Covid-19. Sedangkan, berhubungan seks tanpa mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri bisa menularkan virus corona, terutama pada orang tak bergejala.

Hubungan Seksual. (Elements Envato)
Hubungan Seksual. (Elements Envato)

Para peneliti di University of Maryland Medical System mengatakan hubungan seks selama pandemi virus corona membutuhkan serangkaian tindakan pencegahan yang lebih kuat. Bahkan lebih di atas tindakan pencegahan kehamilan dan penyakit menular, seperti HIV-AIDS, sifilis, klamidia, gonore atau herpes.

"Penyakit virus corona Covid-19 lebih menular dari PMS, karena menyebar melalui tetesan di udara. Anda bisa tertular hanya karena berada kurang dari 6 kaki dari orang yang terinfeksi. Anda bisa mendapatkannya dari menyentuh permukaan yang baru-baru ini disentuh oleh penderita COVID-19," jelas peneliti dikutip dari healthwise.punchng.com.

Risiko Anda terinfeksi virus corona akan meningkat secara signifikan melalui kontak dekat, seperti berjabat tangan. Berdekatan dengan orang yang terinfeksi tanpa berhubungan seks pun sudah bisa meningkatkan risiko penularan virus corona.

"Kontak yang melibatkan transmisi langsung cairan tubuh, seperti berciuman yang membuat Anda berisiko tinggi," ujarnya.

Baru-baru ini, virus corona terdeteksi di air mani tetapi belum terdeteksi di cairan vagina pasien yang terinfeksi. Selain itu, virus corona Covid-19 juga ditemukan dalam air liur dan sekresi pernapasan seperti batuk dan bersin, serta ditemukan di dalam urine dan feses.

Selain itu, Panduan Kesehatan Kota New York menyatakan bahwa virus corona menyebar melalui partikel di dalam air liur, lendir atau napas orang yang menderita virus corona, termasuk orang tanpa gejala.

Meski, semua orang harus banyak belajar tentang virus corona Covid-19 dan hubungan seks, panduan itu menyatakan bahwa virus telah ditemukan dalam air mani dan feses orang terinfeksi virus corona Covid-19.

Penulis senior dan profesor studi psikologi dan komunikasi di University of California Los Angeles, Martie Haselton, mengatakan manusia memiliki serangkaian strategi hubungan seks sebagai produk reproduksi yang sukses.

"Pandemi virus corona Covid-19 memengaruhi strategi perkawinan ini dan berdampak besar pada perkawinan global serta lanskap ekonomi," kata Haselton.

Hubungan seks jangka pendek adalah strategi yang paling jelas terpengaruh. Para peneliti mengatakan bahwa pasangan seks baru adalah vektor virus potensial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teliti Asal Usul Virus Corona, Tim WHO Bakal Teliti Gua Kelelawar di China

Teliti Asal Usul Virus Corona, Tim WHO Bakal Teliti Gua Kelelawar di China

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 06:42 WIB

Benarkah Cuci Hidung Bisa Cegah Virus Corona? Begini Kata WHO!

Benarkah Cuci Hidung Bisa Cegah Virus Corona? Begini Kata WHO!

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 18:46 WIB

Bukan Bersin, Batuk 10 Kali Lebih Berisiko Tularkan Virus Corona Covid-19

Bukan Bersin, Batuk 10 Kali Lebih Berisiko Tularkan Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 14:07 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB