2 Dongeng Anak Sebelum Tidur, Si Kancil dan Burung Bangau

Rifan Aditya

Selasa, 09 Februari 2021 | 15:18 WIB
2 Dongeng Anak Sebelum Tidur, Si Kancil dan Burung Bangau
Kumpulan dongeng anak sebelum tidur - Dongeng legendaris si kancil saat bertemu buaya. (Dongengceritarakyat.com)

Suara.com - Membaca dongeng anak sebelum tidur tak hanya membangun kedekatan antara orang tua dan si buah hati. Namun juga bisa jadi salah satu aktivitas yang menyenangkan.

Selain menghibur, dongeng bisa menambah wawasan hingga memberi contoh nilai-nilai moral pada si kecil melalui cerita yang menyenangkan. Nah, berikut ini kumpulan dongeng anak sebelum tidur paling populer yang dirangkum Suara.com.

1. Burung Bangau yang Angkuh

Dongeng ini menceritakan seekor burung bangau yang sedang berjalan dengan anggun di sebuah sungai kecil.

Burung bangau itu tengah bersiap mencari sarapan di sungai yang penuh ikan. Meski begitu, burung bangau merasa angkuh pada pagi itu.

Ia tak mau menyantap ikan-ikan kecil. Baginya, ikan kecil tak pantas disantap oleh burung bangau yang anggun sepertinya.

Namun, ketika seekor ikan berukuran sedang lewat di dekatnya, si bangau juga tak mau menyantap ikan tersebut.

Karena kesombongannya, ikan besar yang ia idam-idamkan ternyata tak lagi ada di sungai yang dangkal. Karena kehabisan ikan, si bangau pun terpaksa menyantap siput-siput kecil di pinggir sungai.

Cerita ini mengajarkan anak untuk tidak bersikap sombong, karena orang yang sombong akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

baca juga

2. Kancil dan Buaya

Dongeng anak sebelum tidur yang kedua ini tentu suda sering kalian dengar. Cerita ini tentang aksi si kancil yang mengelabuhi buaya.

Suatu ketika, seekor kancil sedang berkeliling hutan untuk mencari makanan. Namun, karena makanan di hutan tersebut telah berkurang, si kancil pun memutuskan pergi mencari makan di wilayah hutan lain.

Untuk bisa mencapai hutan tersebut, ia harus menyeberangi sungai yang dihuni oleh banyak buaya.

Kancil pun bertanya dengan si buaya,"Hai buaya, apakah kau sudah makan siang?" tanya kancil dengan suara yang dikeraskan.

Si kancil tersebut mengatakan bahwa ia diperintah oleh raja hutan untuk menghitung jumlah buaya yang ada di sungai untuk diberikan hadiah.

Namun, ini hanyalah tipu muslihat si kancil saja. Setelah si buaya memanggil teman-temannya, dengan cerdik si kancil menghitung buaya tersebut sambil menyeberangi sungai dengan tenang.

Dongeng kancil ini mengajarkan bahwa kecerdikan bisa mengalahkan rasa takut dan kekuatan. Meski sedang berada di situasi sulit, jika pandai mencari jalan keluar maka akan bisa mengatasi masalah tersebut. Tapi, bagian kancil berbohong tetap tidak dibenarkan ya.

Demikian kumpulan dongeng anak sebelum tidur yang dapat kalian ceritakan untuk si kecil.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Rakyat Lutung Kasarung dan Pesan Moralnya

Cerita Rakyat Lutung Kasarung dan Pesan Moralnya

Lifestyle | Selasa, 09 Februari 2021 | 15:09 WIB

Cerita Rakyat Sangkuriang dan Mitos Gunung Tangkuban Perahu

Cerita Rakyat Sangkuriang dan Mitos Gunung Tangkuban Perahu

Lifestyle | Selasa, 09 Februari 2021 | 14:56 WIB

Mengembangkan Emosi Positif Sejak Dini Melalui Dongeng

Mengembangkan Emosi Positif Sejak Dini Melalui Dongeng

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:31 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×