Peneliti Sebut Temukan Obat Potensial Untuk Covid-19, Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 09 Februari 2021 | 18:25 WIB
Peneliti Sebut Temukan Obat Potensial Untuk Covid-19, Apa Itu?
Ilustrasi obat Covid-19 (pixabay)

Suara.com - Para peneliti hingga saat ini masih terus berupaya menghentikan pandemi Covid-19 dan mengurangi tingkat kematian akibatnya. Tapi ada sedikit kabar baik. 

Peneliti di University of Nottingham telah menemukan pengobatan antivirus baru yang dapat memiliki implikasi besar dalam penanganan pandemi di masa mendatang, termasuk Covid-19. Demikian dilansir dari Medical Express. 

Studi yang diterbitkan menunjukkan, bahwa thapsigargin adalah antivirus spektrum luas yang menjanjikan. Obat itu sangat efektif untuk  melawan virus Covid -19 (SARS-CoV-2), virus c orona flu biasa, virus pernapasan syncytial (RSV), dan virus influenza A.

Mengingat bahwa infeksi virus pernapasan akut yang disebabkan oleh virus yang berbeda secara klinis, hal ini tidak dapat dibedakan.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Namun spektrum yang luas efektif dapat menargetkan jenis virus yang berbeda,  dan dapat secara signifikan meningkatkan manajemen klinis.

Antiviral jenis ini berpotensi untuk digunakan dalam mengendalikan infeksi aktif dan juga penyebarannya.

Studi ini merupakan proyek kolaborasi yang dipimpin oleh Profesor Kin-Chow Chang dan para ahli di University of Nottingham (Sekolah Kedokteran Hewan dan Ilmu Pengetahuan, Biosains, Farmasi, Kedokteran, dan Kimia), dan rekan di Badan Kesehatan Hewan dan Tanaman (APHA), Universitas Pertanian Cina dan Institut Pirbright.

Dalam studi terobosan ini, tim ahli menemukan bahwa antivirus yang diturunkan dari tumbuhan dalam dosis kecil, memicu respons imun bawaan antivirus yang berpusat pada host berspektrum luas yang sangat efektif terhadap virus Covid-19 .

"Sementara kami masih pada tahap awal penelitian tentang antivirus ini, juga dampaknya bagaimana virus seperti Covid-19 ini dapat diobati. Temuan ini sangat signifikan,” ungkap Professor Chang melansir dari Medical Express (2/2/2021).

baca juga

Menurutnya, pandemi saat ini perlunya antivirus yang efektif untuk mengobati infeksi aktif, serta vaksin untuk mencegah infeksi.

“Mengingat bahwa pandemi di masa depan kemungkinan besar berasal dari hewan, di mana hewan ke manusia (zoonosis) dan membalikkan zoonosis (manusia ke hewan) terjadi penyebaran, generasi baru antivirus seperti thapsigargin dapat memainkan peran kunci dalam pengendalian dan pengobatan infeksi virus penting pada manusia dan hewan," paparnya.

Profesor Chang menambahkan, meskipun lebih banyak pengujian diperlukan, temuan saat ini dengan kuat menunjukkan bahwa thapsigargin dan turunannya menjanjikan pengobatan antivirus terhadap Covid-19 dan virus influenza, dan memiliki potensi untuk melindungi dari pandemi Penyakit X.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bio Farma Sudah Produksi 10,4 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac

Bio Farma Sudah Produksi 10,4 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 16:40 WIB

Perkembangan Terkini Vaksin Merah Putih, Target Bisa Dipakai Akhir 2021

Perkembangan Terkini Vaksin Merah Putih, Target Bisa Dipakai Akhir 2021

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 16:35 WIB

Tren Menurun, Kasus Harian Covid-19 Balikpapan 9 Februari Ada 98 Pasien

Tren Menurun, Kasus Harian Covid-19 Balikpapan 9 Februari Ada 98 Pasien

Kaltim | Selasa, 09 Februari 2021 | 16:20 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×