Studi di China Sebut Makan Telur Tiap Hari Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 10 Februari 2021 | 13:36 WIB
Studi di China Sebut Makan Telur Tiap Hari Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

Suara.com - Mengonsumsi setidaknya satu telur setiap hari disebut-sebut dapat meningkatkan risiko kematian hingga 14 persen.

Dikutip dari The Daily Mail, tim peneliti dari Zhejiang University menyatakan bahwa satu butir telur mengandung lemak dan kolesterol yang sangat tinggi.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE, baik itu mengonsumsi telur rebus, telur goreng, telur orak-arik maupun telur dadar, sama-sama punya risiko kematian hingga 14 persen.

Peneliti Profesor Yu Zhang dari Zhejiang University percaya hal ini terjadi karena telur mengandung tinggi lemak dan tinggi kolesterol.

"Dalam penelitian ini, telur menimbulkan kolesterol yang dikaitkan dengan penyebab sakit jantung dan kematian karena kanker," terang Prof. Yu Zhang, mengutip Daily Mail Rabu (10/2/2021).

Ia memperingatkan jika ingin memakan telur sebaiknya mengonsumsi bagian putih telurnya saja, atau beralih ke sumber makanan lain sebagai pengganti telur, yang risiko kematiannya lebih rendah.

Ada baiknya mengonsumsi kacang-kacangan, karena menurutnya daging dan makanan produk susu lainnya punya efek yang sama.

Dalam penelitian ini, kuesioner disebarkan kepada lebih dari setengah juta orang Amerika pada tahun 1995 hingga 1996, dan peneliti kemudian menganalisis mereka selama 16 tahun.

Peneliti kemudian menanyai para peserta tentang pola makan mereka yang mengandung telur. Akhirnya ditemukan, rata-rata peserta mengonsumsi 300 miligram kolesterol per hari, yang kemungkinan menyebabkan 19 persen meninggal dalam kurun waktu 16 tahun.

Kematian akibat kanker dan sakit jantung pada orang yang mengonsumsi telur meningkat 24 dan 16 persen.

Di sisi lain, Badan Kesehatan Inggris atau NHS mengatakan telur adalah pilihan tepat untuk kesehatan karena mengandung sumber protein, vitamin dan mineral.

Tidak ada batas minimal mengonsumsi telur, meski sangat diimbau memasaknya tanpa garam atau lemak. Menggoreng telur juga dapat meningkatkan kadar lemak hingga 50 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits: Covid-19 Parah Bisa Picu Diabetes, Wortel untuk Penderita Kolesterol

Hits: Covid-19 Parah Bisa Picu Diabetes, Wortel untuk Penderita Kolesterol

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 09:41 WIB

Penderita Kolesterol Tinggi, Cobalah Makan Wortel Setiap Hari!

Penderita Kolesterol Tinggi, Cobalah Makan Wortel Setiap Hari!

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 10:35 WIB

Ketahui Manfaat Biji Teff, Superfood dari Tanah Ethiopia

Ketahui Manfaat Biji Teff, Superfood dari Tanah Ethiopia

Surakarta | Selasa, 09 Februari 2021 | 18:14 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB