Virus Corona Disebarkan Hewan, Tapi Belum Tentu Kelelawar dan Trenggiling

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Kamis, 11 Februari 2021 | 15:23 WIB
Virus Corona Disebarkan Hewan, Tapi Belum Tentu Kelelawar dan Trenggiling
Ilustrasi kelelawar yang diduga penyebar virus Corona. [Shutterstock].

Suara.com - Kelelawar dan trenggiling di awal pandemi disebut sebagai hewan penyebar virus Corona. Namun, penelitian terbaru WHO menemukan fakta baru.

Pelacakan asal usul virus Corona penyebab COVID-19 memang mengarah pada transmisi zoonosis. Namun Liang Wannian selaku ketua tim delegasi China yang melakukan penelitian bersama tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Wuhan menegaskan, sampai saat ini inangnya belum teridentifikasi.

Dalam penelitian sebelumnya, para ilmuwan mendapati virus corona jenis baru yang terdapat pada kelelawar dan trenggiling memiliki kemiripan dengan gen COVID-19.

Namun, kemiripan tersebut tidak cukup untuk membuktikan bahwa kelelawar dan trenggiling adalah inang langsung dari virus corona jenis baru, demikian Liang dikutip oleh media penyiaran China, Kamis (11/2/2021).

Ilustrasi Trenggiling. [AFP/Sam Yeh]
Ilustrasi Trenggiling. [AFP/Sam Yeh]

Dia bahkan menyebutkan hewan seperti musang dan kucing sangat rentan terhadap virus tersebut sehingga semua jenis spesies itu berpotensi menjadi inang alami.

Sementara itu, pakar dari WHO Ben Embarek menjelaskan bahwa timnya ke Wuhan bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai asal-mula wabah merebak di ibu kota Provinsi Hubei tersebut dan meneliti bagaimana virus menginfeksi masyarakat setempat.

Tidak ada perubahan dramatis dari gambaran Wuhan yang sudah didapatkan sebelumnya, namun para ilmuwan telah menambah pengetahuan mengenai situasi terdahulu secara detail, kata Embarek.

Hasil penelitian di Wuhan akhirnya menyimpulkan bahwa virus tersebut melompat dari seekor binatang ke inang lalu menularkan ke manusia.

Menurut Embarek, virus kemungkinan berasal dari seekor binatang yang langsung menularkannya ke manusia. Kemungkinan lain, menurut dia, adalah bahwa virus itu ditularkan dari makanan beku.

Baca Juga: Studi: Selain Kelelawar, Ada Kemungkinan Sars-Cov-2 dari Trenggiling

Namun, dia mengesampingkan kemungkinan virus tersebut berasal dari laboratorium sehingga para ilmuwan tidak akan melacaknya.

Liang menambahkan bahwa bagaimana virus tersebut ditemukan di Pasar Hewan Huanan, sampai saat ini masih belum diketahui.

Di Pasar Huanan, terdapat lapak-lapak penjualan ikan yang menjadi salah satu tempat penularan wabah sehingga menjadi perhatian otoritas di China.

Sebelum virus corona jenis baru itu mewabah di Wuhan pada akhir 2019, tidak ditemukan adanya kasus di tempat lain.

Tim yang melakukan penelitian asal-mula virus di Wuhan terdiri dari 17 ilmuwan China dan 17 ilmuwan dari 10 negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI