Diduga Terbawa Pelancong, Ahli Medis Desak WHO Cari Asal-usul Virus Corona

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Minggu, 14 Februari 2021 | 16:46 WIB
Diduga Terbawa Pelancong, Ahli Medis Desak WHO Cari Asal-usul Virus Corona
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Suara.com - Pakar China dan warganya meminta Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk memperluas skala penyelidikan asal-usul virus corona secara global, terutama di negara yang memiliki bukti penemuan wabah sebelum teridentifikasi di Wuhan.

Permintaan ini muncul setelah WHO mengumumkan hasil penyelidikan mereka dan mengatakan semua hipotesis tentang asal-usul SARS-CoV-2 tetap terbuka.

Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan dalam konferensi pers Jumat (12/2/2021) kemarin bahwa ringkasan temuan tim penyelidik di China akan segera dirilis minggu depan, dengan versi yang lebih lengkap dari laporan minggu sebelumnya.

"Beberapa pertanyaan telah diajukan tentang apakah ada hipotesis telah dibuang. Setelah berbicara dengan beberapa anggota tim, saya ingin memastikan bahwa semua hipotesis tetap terbuka dan memerlukan analisis dan studi lebih lanjut," kata Tedros, dilansir Global Times.

Tim WHO telah menyelidiki empat hipotesis utama atas sumber virus, yakni penularan langsung dari hewan ke manusia, virus berpindah ke manusia melalui inang perantara, penularan terkait rute makanan beku, dan penularan terkait laboratorium.

Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Pemimpin tim penyelidik WHO, Peter Ben Embarek, mengatakan mereka masih memerlukan survei lebih lanjut yang tidak hanya dilakukan di China, untuk mengetahui apakah jenis hewan lain bisa menjadi resevoir atau inang virus.

Pakar pernapasan di Universitas Peking Rumah Sakit Pertama, Wang Guangfa, mengatakan kemungkinan virus berasal dari China kecil, terutama dari data investigasi saat ini.

Menurut Wang, virus corona dibawa dari negara lain melalui pelancong atau cara lainnya. Ia menyarankan agar WHO melihat ke Spanyol, Brasil, dan Italia, untuk petunjuk kasus Covid-19 yang dilaporkan negara tersebut.

"Investigasi keterlacakan virus adalah masalah ilmiah. Investigasi yang diselenggarakan WHO tidak menargetkan negara mana pun, juga tidak dapat diprakirakan sebelumnya. Bahkan, jika suatu negara ditemukan sebagai negara sumber, itu tidak boleh disalahkan atau menjadi alat untuk serangan politik," tandas Wang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Jokowi Terbitkan Aturan Denda dan Pidana Warga Penolak Vaksin Corona

Resmi! Jokowi Terbitkan Aturan Denda dan Pidana Warga Penolak Vaksin Corona

News | Minggu, 14 Februari 2021 | 14:23 WIB

Studi Baru: Antibodi Virus Corona Musiman Tidak Mencegah Infeksi Covid-19

Studi Baru: Antibodi Virus Corona Musiman Tidak Mencegah Infeksi Covid-19

Health | Minggu, 14 Februari 2021 | 14:18 WIB

Positif Virus Corona, ASI Wanita Ini Berubah Warna Hijau Neon

Positif Virus Corona, ASI Wanita Ini Berubah Warna Hijau Neon

Health | Sabtu, 13 Februari 2021 | 19:54 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×