Studi Baru: Antibodi Virus Corona Musiman Tidak Mencegah Infeksi Covid-19

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Minggu, 14 Februari 2021 | 14:18 WIB
Studi Baru: Antibodi Virus Corona Musiman Tidak Mencegah Infeksi Covid-19
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Para ahli akhirnya mengetahui bahwa paparan virus corona biasa, bukan SARS-CoV-2, tidak bisa melindungi orang-orang dari Covid-19 parah.

Berdasakan studi baru yang terbit Selasa awal pekan ini di jurnal Cell menemukan bahwa antibodi virus corona musiman tidak mencegah SARS-CoV-2 menginfeksi sel atau mengurangi keparahan Covid-19.

Ada empat virus corona yang bisa menyebabkan flu biasa, yaitu HCoV-229E, HCoV-NL63, HCoV-OC43. dan HCoV-HKU1. Kebanyakan orang sudah terpapar virus corona alfa ini dalam hidupnya, terutama saat masih anak-anak.

"Kami menemukan banyak orang memiliki antibodi yang dapat mengikat SARS-CoV-2 sebelum pandemi, tetapi antibodi ini tidak bisa mencegah infeksi," tulis penulis studi Scott Hensley, profesor mikrobiologi di Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania, dilansir Live Science.

Hasil ini berbanding terbalik dengan penelitian serupa yang terbit lebih dulu pada Desember tahun lalu di jurnal Science. Penelitian ini menemukan sebagian kecil orang yang membawa antibodi virus corona punya kemampuan menetralkan SARS-CoV-2.

Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

"Tidak mengherankan jika studi ini tidak menemukan antibodi yang dapat mencegah infeksi," kata George Kassiotis, ahli imunologi di The Francis Crick Institute di Inggris, yang memimpin studi pertama.

Menurutnya, antibodi yang bekerja melawan berbagai virus corona hanya ada pada beberapa orang dan pada tingkat yang sangat rendah.

"Anak-anak lebih sering sakit pilek dari orang dewasa, yang artinya antibodi terhadap virus corona flu biasa tidak mencegah mereka dari virus itu lagi, akan sangat aneh jika antibodi dapat menghentikan mereka tertular virus Covid-19," sambungnya.

Namun, meski antibodi virus corona biasa tidak melindungi dari Covid-19, bukan berarti tidak ada jenis kekebalan lain, selain antibodi, yang memiliki efek perlindungan dan belum diuji.

baca juga

Misalnya, studi yang terbit dalam jurnal Nature pada Juli tahun lalu menunjukkan sel T yang merespon virus corona terdahulu dapat bertahan selama beberapa tahun, dan beberapa juga mengikat SARS-CoV-2.

"Meskipun antibodi dari infeksi virus korona terdahulu tidak dapat mencegah infeksi SARS-CoV-2, ada kemungkinan sel B memori dan sel T yang sudah ada berpotensi memberi beberapa tingkat perlindungan atau setidaknya mengurangi keparahan penyakit Covid-19," jelas Hensley.

"Studi harus diselesaikan untuk menguji hipotesis itu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat, Ini Syarat Jalani Tes Antibodi SARS CoV 2 Kuantitatif

Catat, Ini Syarat Jalani Tes Antibodi SARS CoV 2 Kuantitatif

Health | Jum'at, 12 Februari 2021 | 18:40 WIB

Infeksi Virus Corona Biasa Bisa Bentuk Antibodi Covid-19, Mitos atau Fakta

Infeksi Virus Corona Biasa Bisa Bentuk Antibodi Covid-19, Mitos atau Fakta

Health | Kamis, 11 Februari 2021 | 16:15 WIB

Studi Baru Ungkap Penyintas Covid-19 Bentuk Antibodi Pemblokir Virus Corona

Studi Baru Ungkap Penyintas Covid-19 Bentuk Antibodi Pemblokir Virus Corona

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 12:45 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×