Benarkan Vaksin Covid-19 Dapat Memengaruhi Kesuburan Wanita?

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 15 Februari 2021 | 14:50 WIB
Benarkan Vaksin Covid-19 Dapat Memengaruhi Kesuburan Wanita?
Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]

Suara.com - Ramai isu bahwa vaksin Covid-19 dapat memengaruhi kesuburan perempuan. Dikatakan, vaksin pabrikan Pfizer dapat menyebabkan infertilitas pada perempuan dan menyerang plasenta. Benarkah demikian?

Dilansir dari BBC, pakar mengatakan bahwa isu tersebut tak mendasar.

"Tidak ada mekanisme biologis yang masuk akal, di mana vaksin dapat memengaruhi kesuburan Anda," ungkap Prof Lucy Chappell, seorang profesor di bidang kebidanan di King's College London dan juru bicara Royal College of Obstetricians and Gynecologists, melalui BBC (13/2/2021).

Dijelaskan vaksin bekerja dengan mengirimkan kandungannya ke dalam tubuh. Hal ini yang dapat mendorong sistem kekebalan bekerja, dan menghasilkan antibodi dan sel darah putih untuk melawan virus.

Prof Nicola Stonehouse, seorang ahli virologi di Universitas Leeds mengatakan tidak mungkin vaksin dapat berdampak pada kesehatan reproduksi.

Prof Chappell menunjukkan, ada banyak bukti dari vaksin virus non-hidup sebelumnya, termasuk flu jab di mana vaksin tersebut tidak berdampak pada kesuburan dan sepenuhnya aman serta direkomendasikan untuk digunakan selama kehamilan.

Panduan sebelumnya yang diterbitkan oleh pemerintah Inggris menyatakan ‘tidak diketahui’ apakah vaksin Pfizer berdampak pada kesuburan, telah diperbarui untuk mengklarifikasi bahwa penelitian pada hewan tidak menunjukkan efek berbahaya pada sistem reproduksi.

Beberapa rumor menyebutkan vaksin bisa mengancam kesuburan karena mengandung protein yang dapat digunakan untuk membuat plasenta. Unggahan di media sosial mengklaim hal itulah yang dapat menyebabkan tubuh menyerang plasenta.

Prof Chappell, yang berspesialisasi pada kesehatan perempuan hamil dan orang yang berharap untuk hamil, mengatakan tidak perlu khawatir tentang vaksin Covid-19 dan kaitannya dengan kesuburan.

baca juga

Pun wakil kepala petugas medis untuk Inggris, Jonathan Van-Tam yang mengatakan ia belum pernah mendengar tentang vaksin yang dapat memengaruhi kesuburan kehamilan.

Selama kehamilan, perempuan sangat memerhatikan kesehatannya. Namun, isu seperti yang terjadi di sekitar thalidomide, obat yang digunakan untuk mual di pagi hari yang memengaruhi pada bayi, menyebabkan banyak bayi mengalami gangguan perkembangan pada anggota tubuh.

Tetapi sebagai akibat langsung dari pengalaman tersebut, pemahaman dan pengobatan terhadap obat-obatan selama kehamilan sangatlah berbeda. Meskipun vaksin sangat berbeda dengan obat kuat seperti thalidomide, sebagian besar layanan kesehatan melakukan kesalahan tersebut secara hati-hati.

Umumnya tidak direkomendasikan untuk perenpuan hamil melakukan suntikan, kecuali bagi yang berisiko tertular Covid-19.

Pemerintah Inggris mengatakan, vaksin belum diuji untuk kehamilan, sampai adanya informasi lebih lanjut. Bagi yang sedang hamil sebaiknya tidak secara rutin mendapatkan vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin COVID-19 Hancur Diterjang Banjir Indramayu

Vaksin COVID-19 Hancur Diterjang Banjir Indramayu

Bogor | Senin, 15 Februari 2021 | 14:45 WIB

Dosis Terbatas, Ini Strategi Kemenkes Lakukan Vaksinasi Tahap Kedua

Dosis Terbatas, Ini Strategi Kemenkes Lakukan Vaksinasi Tahap Kedua

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 14:14 WIB

Vaksinasi Covid-19 Belum Bisa jadi Syarat Perjalanan di Masa Pandemi

Vaksinasi Covid-19 Belum Bisa jadi Syarat Perjalanan di Masa Pandemi

News | Senin, 15 Februari 2021 | 14:11 WIB

Terkini

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:49 WIB

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

×