Benarkah Vaksin Covid-19 Kurangi Penularan Virus Corona? Ini Penjelasannya

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 18 Februari 2021 | 12:25 WIB
Benarkah Vaksin Covid-19 Kurangi Penularan Virus Corona? Ini Penjelasannya
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Program vaksinasi virus corona Covid-19 telah berlangsung di beberapa negara. Orang yang paling rentan terinfeksi virus corona pun menjadi kelompok pertama yang mendapat suntik vaksin Covid-19.

Vaksin Covid-19 ini telah menjadi harapan baru untuk mengendalikan pandemi virus corona. Selain itu, vaksin Covid-19 juga membantu untuk menghentikan masa isolasi mandiri dan lockdown yang telah berlangsung cukup lama.

Pada 17 Febuari 2020, sebanyak 12.718 kasus virus corona Covid-19 dilaporkan di Inggris. Selama 7 hari terakhir, angka kasus virus corona Covid-19 juga baru turun 24,1 persen dibandingkan minggu sebelumnya.

Jumlah orang yang dirawat di rumah sakit dalam tujuh hari terakhir turun 25,6 persen dibandingkan minggu sebelumnya. Sedangkan, jumlah orang yang meninggal akibat virus corona juga turun 26 persen dalam tujuh hari terakhir dibandingkan minggu sebelumnya.

Berdasarkan hasil analisis BBC News dilansir dari Express, data dari Inggris menunjukkan vaksin Covid-19 mulai berfungsi menekan angka penyebaran dan kematian akibat virus corona turun lebih cepat.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Rata-rata kematian di atas usia 80-an turun 53 persen antara 28 Januari hingga 11 Febuari 2021, dibandingkan dengan 44 persen di antara orang usia di bawah 80-an.

Tapi, masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa penurunan kasus virus corona Covid-19 ini berkat vaksin Covid-19.

"Indikasi paling awal menyiratkan ada beberapa efek. Tapi, saya berpikir terlalu dini untuk menyimpulkan vaksin Covid-19 telah menekan angka kasus virus corona," jelas Profesor Chris Whitty, Kepala Petugas Medis Inggris.

Profesor Martin Michaelis, Profesor Kedokteran Molekuler di Universitas Kent, juga mengatakan masih sulit untuk memastikan vaksin Covid-19 ini telah berhasil menekan angka kasus virus corona.

Tapi, data jumlah pasien Covid-19 yang berusia di atas 70 tahun dan menjalani perawatan rumah sakit menunjukkan pengurangan. Karena itu, nampaknya vaksin Covid-19 cukup membantu mengurangi penularan virus dan mengurangi tekanan pada sistem perawatan kesehatan.

"Tanpa langkah-langkah medis ini, virus corona Covid-19 akan menyebar lebih cepat ke sebagian besat orang yang tidak divaksin dan mengakibatkan pasien sakit parah," jelasnya.

Meskipun orang usia di bawah 70 tahun biasanya memiliki risiko lebih rendah terinfeksi virus corona, penyebarannya yang tidak terhalang masih berisiko mengakibatkan sejumlah besar kasus parah dan banyak kematian.

Profesor Michaelis mengatakan vaksin kemungkinan akan memiliki dampak yang lebih besar ketika lebih banyak penduduk yang telah divaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Divaksin Covid-19 Tapi Takut Disuntik? Ini Saran dari Psikiater

Mau Divaksin Covid-19 Tapi Takut Disuntik? Ini Saran dari Psikiater

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 12:04 WIB

Kabupaten Bekasi Kembali Ajukan 468.000 Dosis Vaksin COVID-19 di Tahap 2

Kabupaten Bekasi Kembali Ajukan 468.000 Dosis Vaksin COVID-19 di Tahap 2

Bekaci | Kamis, 18 Februari 2021 | 11:05 WIB

Wagub DKI: Pedagang Penerima Vaksin Covid-19 di Jakarta 300 Ribu Orang

Wagub DKI: Pedagang Penerima Vaksin Covid-19 di Jakarta 300 Ribu Orang

Jakarta | Kamis, 18 Februari 2021 | 10:48 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB