Peneliti Menemukan Spesies Mamalia yang Berpotensi Picu Pandemi Selanjutnya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 18 Februari 2021 | 16:52 WIB
Peneliti Menemukan Spesies Mamalia yang Berpotensi Picu Pandemi Selanjutnya
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Peneliti mengatakan ratusan spesies mamalia bisa menjadi inkubator bagi banyak varian virus corona dan berpotensi membentuk virus baru pemicu pandemi di masa depan.

Spesiesnya termasuk hewan liar, seperti kelelawar dan monyet, atau hewan piaraan, misalnya babi dan kucing.

Dalam studi mereka, yang terbit di jurnal Nature Communications Selasa (16/2/2021), peneliti menyoroti potensi virus corona dalam menginfeksi berbagai inang.

Faktanya, dilansir Live Science, penelitian ini mengidentifikasi ratusan spesies hewan yang mungkin terinfeksi virus corona, meski banyak dari infeksi ini belum diamati di alam liar.

Virus corona merupakan keluarga besar virus yang dapat menginfeksi burung dan mamalia. SARS-CoV-2 hanyalah salah satu anggota keluarga virus corona saja.

Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Untuk studi ini, peneliti menggambar urutan genetik 411 virus corona dari GenBank, database National Institutes of Health, dan menyaringnya menggunakan algoritme komputer.

Urutan tersebut mewakili 92 spesies berbeda dari virus corona, dengan beberapa di antaranya diwakili oleh lebih dari satu strain virus.

Algoritme tersebut memperkirakan bahwa rata-rata setiap virus memiliki lebih dari 12 inang mamalia. Setiap spesies hewan yang disaring diperkirakan berpotensi menjadi inang untuk rerata lebih dari lima virus corona.

Menurut peneliti, hewan yang dapat menjadi inang bagi banyak virus corona merupakan ancaman terbesar. Sebab, ketika beberapa jenis virus menyerang sel yang sama, gen mereka dapat bercampur dan mencocokkan diri saat bereplikasi, sehingga menghasilkan virus baru.

baca juga

Apabila virus baru ini menular ke manusia seperti SARS-CoV-2, kemungkinan dapat menyerang jaringan tambahan atau menyebabkan penyakit yang lebih parah.

Namun, ahli virus di McMaster Universitas di Ontario Arinjay Banerjee, yang tidak terlibat dalam penelitian, mengatakan tidak berarti rekombinasi mudah terjadi.

"Hanya karena dua virus corona dapat menyerang hewan yang sama, bukan berarti mereka dapat dan akan bergabung. Rekombinasi membutuhkan virus untuk memasuki jenis sel yang sama dan infeksi mencapai puncaknya pada saat yang sama," tutur Banerjee.

Tapi, studi baru ini memberikan daftar spesies mamalia yang harus dipantau, seperti musang kelapa Asia (Paradoxurus hermaphroditus), kelelawar tapal kuda (Rhinolophus ferrumequinum dan Rhinolophus affinis), dan trenggiling (Manis javanica).

Studi juga menyoroti hewan liar yang belum pernah dikaitkan dengan rekombinasi SARS-CoV-2, yakni kelelawar kuning Asia (Scotophilus kuhlii), simpanse (Pan troglodytes) dan monyet hijau Afrika (Chlorocebus aethiops).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imutnya! Ilmuwan Temukan Dua Spesies Mamalia Baru

Imutnya! Ilmuwan Temukan Dua Spesies Mamalia Baru

Tekno | Senin, 09 November 2020 | 09:05 WIB

Gigi Berusia 200 Juta Tahun Ungkap Lama Hidup Mamalia Pertama di Bumi

Gigi Berusia 200 Juta Tahun Ungkap Lama Hidup Mamalia Pertama di Bumi

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2020 | 15:15 WIB

Studi UCL: Hewan Mamalia Tertentu Mungkin Rentan Terhadap Covid-19

Studi UCL: Hewan Mamalia Tertentu Mungkin Rentan Terhadap Covid-19

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 14:55 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×