Bikin Kacau, Ini Dampak Buruk Asupan Tinggi Fruktosa pada Sistem Kekebalan

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 23 Februari 2021 | 08:26 WIB
Bikin Kacau, Ini Dampak Buruk Asupan Tinggi Fruktosa pada Sistem Kekebalan
Ilustrasi minuman mengandung fruktosa (Shutterstock)

Suara.com - Fruktosa termasuk gula yang kurang baik di dalam tubuh karena bersifat lipogenik atau memproduksi lebih banyak lemak. Inilah yang menjadi kekhawatiran.

Sebuah penelitian baru oleh ilmuwan Swansea menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tinggu gula fruktosa dapat mencegah berfungsinya sistem kekebalan tubuh dengan baik.

Namun, dilansir Medical Xpress, studi yang dilakukan bersama peneliti dari University of Bristol dan Francis Crick Institute London ini tidak menjelaskan apa penyebabnya.

Studi yang terbit dalam jurnal Nature Communication ini menunjukkan fruktosa bisa membuat sistem kekebalan meradang dan dalam prosesnya menghasilkan lebih banyak molekul reaktif terkait peradangan.

Peradangan semacam ini dapat merusak sel dan jaringan jika terjadi terus-menerus. Selain itu, dapat menyebabkan organ dan sistem tubuh tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga menyebabkan penyakit.

Ilustrasi gula. (Shutterstock)
Ilustrasi gula. (Shutterstock)

Penelitian ini juga mengandung pemahaman lebih dalam tentang bagaimana fruktosa dapat dikaitkan dengan diabetes dan obesitas.

"Penelitian tentang berbagai komponen makanan dapat membantu kita memahami apa yang mungkin menjadi faktor peradangan dan penyakit, serta apa yang dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan," kata penulis studi Nick Jones dari Sekolah Kedokteran Universitas Swansea.

Fruktosa biasanya ditemukan dalam minuman manis, permen, dan makanan olahan, serta digunakan dalam produksi makanan lainnya.

Jenis gula ini berkaitan dengan obesitas, diabetes tipe 2 dan penyakit hati berlemak non-alkohol.

baca juga

Sayangnya, asupan fruktosa justru semakin meluas di seluruh negara maju dalam beberapa tahun terakhir, dan pemahaman dampak jenis gula ini setelah mengonsumsinya dalam kadar tinggi masih terbatas.

"Studi kami sangat menarik karena membawa kami selangkah lebih maju untuk memahami mengapa beberapa pola makan dapat menyebabkan kesehatan yang buruk," imbuh rekan penulis Emma Vincent dari Sekolah Kedokteran Bristol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Membuat Scrub dari Gula, Berkhasiat Lembapkan Wajah!

5 Cara Membuat Scrub dari Gula, Berkhasiat Lembapkan Wajah!

Lifestyle | Kamis, 18 Februari 2021 | 08:10 WIB

Konsumsi Gula Bisa Sebabkan Kanker? Ini Jawaban Ahli

Konsumsi Gula Bisa Sebabkan Kanker? Ini Jawaban Ahli

Surakarta | Jum'at, 12 Februari 2021 | 17:32 WIB

Doyan Makanan Kekinian, ini Tips Bagi Anak Muda Untuk Kontrol Gula Darah

Doyan Makanan Kekinian, ini Tips Bagi Anak Muda Untuk Kontrol Gula Darah

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 17:10 WIB

Terkini

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Siswi SMA Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

Siswi SMA Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'

Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi

Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis

Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:36 WIB

×