Hindari Asupan Tak Bergizi saat Hamil, Bisa Tingkatkan Risiko Obesitas Anak

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Selasa, 23 Februari 2021 | 07:05 WIB
Hindari Asupan Tak Bergizi saat Hamil, Bisa Tingkatkan Risiko Obesitas Anak
Ilustrasi ibu hamil makan ikan [shutterstock]

Suara.com - Konsumsi makanan ibu hamil berpengaruh pada risiko obesitas pada anak. Hal ini yang dinyatakan dalam jurnal sains terkemuka BMC Medicine.

Melansir dari Healthshots, temuan studi baru-baru ini menunjukkan bahwa peningkatan risiko obesitas dan kelebihan lemak tubuh pada anak-anak, terutama pada masa akhir masa kanak-kanak, dapat dikaitkan dengan pola makan berkualitas rendah selama ibu mereka hamil. Penemuan ini merupakan hasil studi peneliti dari University College Dublin, Irlandia.

Studi ini menemukan bahwa anak-anak dari ibu yang mengonsumsi makanan berkualitas lebih tinggi selama kehamilan memiliki risiko lebih rendah mengalami obesitas. Anak-anak ini juga memiliki kadar lemak tubuh yang lebih rendah pada masa kanak-kanak dibandingkan mereka yang ibunya makan dengan kualitas lebih rendah.

"Obesitas di masa kanak-kanak sering berlanjut hingga dewasa dan dikaitkan dengan risiko penyakit kronis yang lebih tinggi, termasuk diabetes tipe 2. Bukti yang semakin banyak menunjukkan bahwa pola makan ibu memengaruhi hasil kehamilan dan kelahiran bahkan hingga seribu hari pertama kehidupan seorang anak," kata Ling-Wei Chen, penulis penelitian.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa anak-anak yang lahir dari ibu yang makan makanan berkualitas rendah dan tinggi makanan yang berhubungan dengan peradangan selama kehamilan lebih mungkin mengalami obesitas atau kelebihan lemak tubuh di akhir masa kanak-kanak," imbuhnya.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa asupan karbohidrat ibu yang lebih rendah pada awal kehamilan dapat menyebabkan perubahan epigenetik, yaitu perubahan yang mengubah ekspresi gen pada anak-anak yang mungkin terkait dengan peningkatan risiko obesitas. 

Ilustrasi ibu hamil makan buah pir. (shutterstock)

Peneliti juga menyatakan bahwa kualitas makanan ibu yang lebih rendah, utamanya makanan yang berhubungan dengan peradangan yang tinggi juga dapat menyebabkan perubahan epigenetik. Hal ini bisa meningkatkan risiko anak-anak mengalami obesitas atau kelebihan lemak tubuh di masa kanak-kanak.

"Temuan kami menunjukkan bahwa mempromosikan pola makan sehat secara keseluruhan, tinggi buah dan sayuran, dan rendah karbohidrat olahan serta daging merah dan olahan, selama kehamilan dapat membantu mencegah obesitas pada masa kanak-kanak,"  kata Catherine Phillips, peneliti utama dan koordinator proyek ALPHABET.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zaskia Sungkar Sempat BAB 20 Kali, Ini Penyebab Diare pada Ibu Hamil!

Zaskia Sungkar Sempat BAB 20 Kali, Ini Penyebab Diare pada Ibu Hamil!

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 12:04 WIB

Zaskia Sungkar Sempat Alami Diare, Ini Bahayanya Pada Ibu Hamil!

Zaskia Sungkar Sempat Alami Diare, Ini Bahayanya Pada Ibu Hamil!

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 11:17 WIB

Kareena Kapoor Melahirkan Anak ke-2, Wajahnya Bikin Penasaran

Kareena Kapoor Melahirkan Anak ke-2, Wajahnya Bikin Penasaran

Entertainment | Minggu, 21 Februari 2021 | 20:10 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×