Studi: Ibu Hamil Penyintas Covid-19 Mentransfer Antibodi pada Janin

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 24 Februari 2021 | 18:17 WIB
Studi: Ibu Hamil Penyintas Covid-19 Mentransfer Antibodi pada Janin
Ilustrasi ibu hamil (Unsplash)

Suara.com - Sebuah studi menunjukkan bahwa ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 mentransfer antibodi kepada janin mereka. Hal ini dinyatakan dalam studi yang diterbitkan pada American Journal of Obstetrics and Gynecology.

Melansir dari Healthshots, temuan studi baru-baru ini menunjukkan bahwa antibodi yang membantu mencegah virus Covid-19 dipindahkan dari ibu ke bayinya saat di dalam kandungan. Hal menunjukkan bahwa wanita hamil yang menghasilkan antibodi pelindung setelah tertular virus corona akan menyalurkan sebagian dari kekebalan alami kepada janin mereka. 

"Karena sekarang kami dapat mengatakan bahwa antibodi yang dibuat oleh wanita hamil terhadap Covid-19 telah terbukti diturunkan ke bayi mereka, kami menduga bahwa ada kemungkinan besar mereka dapat menurunkan antibodi yang dibuat oleh tubuh setelah divaksinasi juga," kata Dr Yawei Jenny Yang, asisten profesor patologi dan kedokteran laboratorium di Weill Cornell Medicine dan penulis senior studi tersebut.

Dokter Yang dan timnya menganalisis sampel darah dari 88 perempuan yang melahirkan di New York-Presbyterian/Weill Cornell Medical Center antara Maret hingga Mei 2020. Semua perempuan memiliki antibodi Covid-19 dalam darah mereka yang menunjukkan bahwa mereka telah tertular virus meskipun 58 persen dari mereka tak menunjukkan gejala. 

Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]
Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]

Selain itu, sebagian besar (78 persen) bayi yang lahir dari perempuan yang telah memiliki antibodi juga mengembangkan antibodi serupa yang dapat dideteksi dalam darah tali pusat mereka.

Bayi baru lahir dengan ibu yang bergejala juga memiliki tingkat antibodi yang lebih tinggi daripada mereka yang ibunya tidak memiliki gejala Covid-19.

"Pertanyaan lain yang muncul adalah akankah kelompok perempuan yang sekarang divaksinasi mendapatkan jenis perlindungan yang sama (dan menularkan pada janin mereka), kami belum tahu itu," kata Dr Laura Riley, ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi di Weill Cornell Medicine dan salah satu rekan penulis studi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

53 SMP di Batam Akan Dibuka, Murid Akan Belajar di Sekolah

53 SMP di Batam Akan Dibuka, Murid Akan Belajar di Sekolah

Batam | Rabu, 24 Februari 2021 | 17:37 WIB

Pelabuhan di Kepri Akan Pesan Genose untuk Deteksi COVID-19 Calon Penumpang

Pelabuhan di Kepri Akan Pesan Genose untuk Deteksi COVID-19 Calon Penumpang

Batam | Rabu, 24 Februari 2021 | 17:23 WIB

Catat, Ini Tanda Imunitas Melemah yang Mesti Diwaspadai

Catat, Ini Tanda Imunitas Melemah yang Mesti Diwaspadai

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 17:35 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×