Studi: Ekstrak Teh Hijau Baik Bagi Anak-anak Pengidap Down Syndrome

M. Reza Sulaiman | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Minggu, 07 Maret 2021 | 16:29 WIB
Studi: Ekstrak Teh Hijau Baik Bagi Anak-anak Pengidap Down Syndrome
Ilustrasi anak down syndrome. (Pixabay)

Suara.com - Sebuah studi yang diterbitkan Nature Scientific Reports menunjukkan, antioksidan teh hijau dapat membantu anak-anak, terutama pada pengidap sindroma down atau down syndrome.

Dilansir Healthshots, teh yang dikenal lewat sifat antioksidannya, dapat membantu perkembangan wajah anak-anak pengidap down syndrome.

Para peneliti mengamati, asupan ekstrak teh hijau dapat mengurangi dysmorphology wajah pada anak dengan down syndrome, bila dikonsumsi selama tiga tahun.

Selain itu, penelitian eksperimental pada tikus mengkonfirmasi efek positif dengan dosis rendah. Namun, mereka juga menemukan bahwa ekstrak dosis tinggi dapat mengganggu perkembangan wajah dan tulang.

Hal ini diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami efek ekstrak teh hijau, yang harus selalu dilakukan di bawah pengawasan medis.

Sindroma Down disebabkan adanya kromosom 21, yang menyebabkan cacat secara fisik dan juga intelektual. Salah satu gen tersebut yaitu DYRK1A yang berkontribusi mengubah perkembangan otak dan tulang pada orang dengan sindrom Down. Senyawa teh hijau EGCG (epigallocatechin-3-gallate) diketahui dapat menghambat aktivitas gen tersebut.

Sebuah studi baru, para peneliti menganalisis efek suplemen teh hijau pada perkembangan wajah sindroma Down. Lewat percobaan penelitian, suplemen senyawa teh hijau diuji pada tikus dengan dosis yang berbeda.

Selain itu, mereka melakukan studi observasi pada anak-anak dengan atau tanpa sindrom Down. Penelitian ini dipimpin oleh Center for Genomic Regulation (CRG), European Molecular Biology Laboratory (EMBL) dan University of Barcelona di Spanyol, dan KU Leuven di Belgia.

Penelitian lewat tikus yang dilakukan di KU Leuven, para peneliti memulai pengobatan sebelum tikus lahir dan juga anak tikus, dengan menambahkan ekstrak teh hijau dosis rendah dan tinggi ke dalam minuman.

"Pengobatan dengan dosis rendah memiliki efek positif pada tikus yang memiliki model sindrom Down," ungkap Profesor Greetje Vande Velde (KU Leuven), yang dilansir lewat Healthshots.

Teh hijau sangat membantu anak-anak yang menderita down syndrome. Menurutnya, perawatan dosis tinggi ini memiliki hasil yang cukup beragam.

"Bahkan mengganggu perkembangan wajah normal dalam beberapa kasus, yang menyebabkan dysmorphology. Hal ini terjadi pada tikus, baik dalam model sindrom down maupun pada kelompok yang masih dikontrol," kata Velde lebih lanjut.

Studi observasi mengenai ekstrak teh hijau juga dilakukan di Spanyol dan melibatkan peserta dari Amerika Utara. 287 anak-anak antara usia 0 dan 18 tahun ikut serta termasuk anak-anak dengan sindrom Down yang menerima atau tidak menerima suplemen.

"Kami menggunakan 21 landmark wajah, dan jarak untuk membandingkan wajah para peserta. Pada kelompok usia termuda antara 0 dan 3 tahun, kami mengamati bahwa 57 persen jarak linier berbeda secara signifikan, ketika membandingkan wajah anak-anak dengan sindrom down yang tidak pernah menerima perawatan dengan wajah yang tidak menderita sindrom," ungkap Neus Martinez-Abadias, profesor di Universitas Barcelona.

Tidak hanya itu, pengobatan tersebut tidak terjadi pada usia remaja. "Kami tidak mengidentifikasi efek serupa pada kelompok remaja. Bahkan saat diobati dengan ekstrak teh hijau, anak dengan sindrom down tetap menunjukkan perbedaan lebih dari 50 persen," lanjut NEUS Marinez-Abadias.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome

Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:00 WIB

Miles of Smiles: Ketika Lari Bersama Keluarga Menjadi Ruang Inklusif untuk Anak Down Syndrome

Miles of Smiles: Ketika Lari Bersama Keluarga Menjadi Ruang Inklusif untuk Anak Down Syndrome

Lifestyle | Sabtu, 20 Desember 2025 | 06:51 WIB

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau? Ketahui agar Manfaat yang Didapat Maksimal

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau? Ketahui agar Manfaat yang Didapat Maksimal

Lifestyle | Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:23 WIB

Kisah Adik Prabowo Mendampingi Cucu Down Syndrome: Tuhan Mengajak Saya Berjuang Bersama Disabilitas

Kisah Adik Prabowo Mendampingi Cucu Down Syndrome: Tuhan Mengajak Saya Berjuang Bersama Disabilitas

News | Senin, 08 Desember 2025 | 13:27 WIB

Sama-sama Hijau, Ini 5 Perbedaan Mendasar Teh Hijau dan Matcha

Sama-sama Hijau, Ini 5 Perbedaan Mendasar Teh Hijau dan Matcha

Your Say | Rabu, 26 November 2025 | 16:06 WIB

Dari Latte Sampai Brownies: 7 Kreasi Matcha yang Bikin Dunia Jatuh Cinta

Dari Latte Sampai Brownies: 7 Kreasi Matcha yang Bikin Dunia Jatuh Cinta

Your Say | Selasa, 04 November 2025 | 11:12 WIB

Viral Siswi SMP Rela Sekolah Sambil Jualan dan Gendong Adiknya yang Down Syndrome

Viral Siswi SMP Rela Sekolah Sambil Jualan dan Gendong Adiknya yang Down Syndrome

Lifestyle | Senin, 27 Oktober 2025 | 16:52 WIB

Bye-Bye Kopi? Matcha Jadi Primadona Baru di Kalangan Anak Muda, Ini Alasannya!

Bye-Bye Kopi? Matcha Jadi Primadona Baru di Kalangan Anak Muda, Ini Alasannya!

Your Say | Rabu, 03 September 2025 | 08:15 WIB

5 Rekomendasi Parfum Murah Aroma Teh Hijau: Wangi Segar, Tahan Lama, Mulai Belasan Ribu

5 Rekomendasi Parfum Murah Aroma Teh Hijau: Wangi Segar, Tahan Lama, Mulai Belasan Ribu

Lifestyle | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 06:35 WIB

Karya Vanessa, Anak Down Syndrome yang Dijadikan Koleksi Fashion: Ubah Stigma Jadi Inspirasi

Karya Vanessa, Anak Down Syndrome yang Dijadikan Koleksi Fashion: Ubah Stigma Jadi Inspirasi

Lifestyle | Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:20 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB