Jangan Asal, Ini Panduan Olahraga untuk Penyintas Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 11 Maret 2021 | 13:46 WIB
Jangan Asal, Ini Panduan Olahraga untuk Penyintas Covid-19
Ilustrasi olahraga (shutterstock)

Suara.com - Sekitar 1 dari 5 orang yang berhasil sembuh dari virus corona Covid-19 tetap merasa tidak sehat selama 6 minggu atau lebih. Kebanyakan penyintas Covid-19 juga merasa kesulitan ketika ingin berolahraga.

Seseorang yang pernah terinfeksi virus corona dilansir dari Mirror UK, juga menceritakan kondisinya yang mudah lelah meskipun hanya berjalan-jalan sebentar dengan anjingnya.

Di sisi lain, olahraga sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, baik bagi penyintas Covid-19 maupun orang sehat.

David Salman dan rekannya dari Imperial College London, Hull-York Medical School dan Army Medical Service merekomendasikan beberapa olahraga yang berguna dan aman bagi penyintas virus corona.

Rekomendasi ini ditujukan bagi penyintas virus corona Covid-19 yang masih merasakan gejala atau efek samping jangka panjang setelah sembuh.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Sehingga prioritas utamanya dimulai dari olahraga yang aman. Anda bisa melakukannya dari gerakan paling lambat dan tidak memaksakan diri untuk mencapai tujuan. Anda harus istirahat jika memang sudah merasa lelah.

Pertimbangkan untuk melanjutkan olahraga setelah setidaknya 7 hari tanpa gejala jangka panjang. Jika sudah tak bergejala, Anda harus memulai olahraga dari paling ringan pada 2 minggu pertama.

Institut Olahraga Inggris dan Skotlandia menyarankan untuk tidak berolahraga sebelum Anda bisa melakukan aktivitas harian yang lebih ringan. Misalnya, Anda bisa berjalan kaki 500 meter di medan yang datar tanpa rasa lelah atau sesak.

Orang yang pernah sakit parah biasanya rentan mengalami kerusakan jantung, sehingga harus melakukan pemeriksaan jantung sebelum olahraga.

baca juga

Cobalah mulai dengan melakukan aktivitas fisik di rumah yang ringan, seperti jalan kaki, latihan keseimbangan atau yoga.

Tambahkan aktivitas pernapasan, peregangan, dan penguatan ringan. David Salman dan rekannnya merekomendasikan fase satu berlangsung 7 hari dengan aktivitas sangat ringan, termasuk fleksibilitas dan latihan pernapasan.

Pada fase kedua yang juga 7 hari berikutnya, gabungkan aktivitas ringan seperti berjalan kaki dan yoga ringan, dengan peningkatan bertahap 10-15 menit per hari.

Pada fase tiga, cobalah interval dua blok aktivitas lima menit seperti jalan cepat, naik dan turun tangga, jogging, berenang, atau bersepeda.

Pastikan Anda tidak kehabisan napas dan istirahat jika sudah merasa lelah, Anda juga bisa mengonsultasikan apapun kondisinya ke ahli. Selanjutnya, coba tambahkan interval setiap harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Makan Sebelum Tes Covid-19? Begini Saran Ahli!

Bolehkah Makan Sebelum Tes Covid-19? Begini Saran Ahli!

Health | Kamis, 11 Maret 2021 | 09:07 WIB

Varian Baru Virus Corona Inggris 2 Kali Lebih Mematikan, Ini Kata Ahli!

Varian Baru Virus Corona Inggris 2 Kali Lebih Mematikan, Ini Kata Ahli!

Health | Kamis, 11 Maret 2021 | 08:51 WIB

Maria Vania Pemanasan di Atas Motor Trail, Warganet Siap Standing!

Maria Vania Pemanasan di Atas Motor Trail, Warganet Siap Standing!

Hits | Rabu, 10 Maret 2021 | 07:54 WIB

Terkini

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

×