Studi: Pasien IBS Cenderung Enggan Ikuti Protokol Kesehatan, Kenapa?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 13 Maret 2021 | 06:24 WIB
Studi: Pasien IBS Cenderung Enggan Ikuti Protokol Kesehatan, Kenapa?
Ilustrasi pasien IBS. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Irritable bowel syndrome (IBS) adalah suatu penyakit saluran cerna fungsional yang cukup sering dialami oleh masyarakat. Pasien IBS biasanya datang dengan keluhan nyeri perut, kembung, serta diare ataupun konstipasi.

Menurut survei internet yang dilakukan secara global, dilaporkan bahwa prevalensi pasien IBS di seluruh dunia berkisar antara 3 hingga 5 persen populasi dunia.

Mirisnya, menurut penelitian, pasien IBS kerap enggan mengikuti pembatasan sosial karena Covid-19, dibandingkan orang yang tidak mengalami IBS.

Kesimpulan ini diambil berdasarkan penelitian yang melibatkan peneliti lintas negara di Singapura, Bangladesh, China, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, dan Taiwan.

Penelitian tersebut telah dipublikasi di jurnal internasional Journal of Gastroenterology and Hepatology pada 21 Februari 2021 dan dapat diakses.

"Selama pandemi Covid-19, pasien IBS mengalami 'double burden'. Sebagian pasien mengalami perburukan gejala serta merasa kesulitan mengikuti protokol kesehatan selama pandemi yang akan berisiko untuk terkena Covid-19 dengan gejala yang lebih berat," ujar Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), selaku salah satu peneliti yang terlibat dalam studi tersebut.

"Semoga dari studi yang telah dilakukan ini, tenaga kesehatan turut memperhatikan kualitas hidup pasien-pasien IBS, tidak hanya dari penyakitnya saja namun memperhatikan kualitas hidup pasien,” sambung Prof. Ari, berdasarkan siaran pers FKUI, Jumat (12/3/2021).

Penelitian ini dilakukan secara daring dalam periode Mei hingga Juni 2020. Beberapa pertanyaan diarahkan, untuk melihat efek Covid-19 secara psikologis yang melibatkan 2.704 responden dari 33 negara di Asia

Hasilnya, 11,5 persen responden mengaku mengalami IBS. Dan responden dengan IBS punya kualitas hidup yang lebih rendah dari segi emosional, sosial, dan psikologis.

baca juga

11,6 persen pasien IBS melaporkan gejala IBS-nya memburuk, sedangkan 26,6 persen melaporkan gejala IBS yang membaik, dan 61,6 persen melaporkan tidak ada perubahan dari gejala IBS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipengaruhi Gaya Hidup, Seberapa Besar Risiko Anda Terkena Radang Usus?

Dipengaruhi Gaya Hidup, Seberapa Besar Risiko Anda Terkena Radang Usus?

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 15:08 WIB

Waspada, Pola Makan dan Gaya Hidup Bisa Picu Radang Usus

Waspada, Pola Makan dan Gaya Hidup Bisa Picu Radang Usus

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 16:32 WIB

Ini Perbedaan Inflammatory Bowel Disease dan Irritable Bowel Syndrome

Ini Perbedaan Inflammatory Bowel Disease dan Irritable Bowel Syndrome

Bogor | Rabu, 20 Januari 2021 | 19:05 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×