WHO Berikan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Johnson & Johnson

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Sabtu, 13 Maret 2021 | 08:06 WIB
WHO Berikan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Johnson & Johnson
Vaksin COvid-19 Johnson & Johnson. [Justin Tallis/AFP]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi izin vaksin Johnson & Johnson (J&J) untuk dimasukkan dalam vaksinasi global dan izin penggunaan darutat. Hal ini dinyatakan pihak WHO pada Jumat (12/3/2020). 

Izin ini membuka jalan bagi tambahan 500 juta dosis vaksin untuk  program vaksin global Covax. Progam inisiasi WHO ini mendistribusikan vaksin ke negara-negara miskin dan berkembang. 

"Setiap alat baru, aman dan efektif melawan Covid-19 adalah satu langkah lebih dekat untuk mengendalikan pandemi," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti yang dikutip dari Medical Xpress.

Penyataan WHO muncul setelah vaksin J&J mendapat persetujuan dari Uni Eropa pada Kamis (11/3/2021). Vaksin ini juga telah mendapatkan izin dari Amerika Serikat, Kanada, dan Afrika Selatan.

WHO menyatakan bahwa J&J telah diberikan daftar penggunaan darurat. Organisasi tersebut telah memberikan daftar penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 AstraZeneca yang diproduksi di India dan Korea Selatan, serta vaksin yang dibuat oleh Pfizer / BioNTech.

Sekitar 500 juta dosis suntikan J&J telah dijanjikan ke untuk program Covax . WHO berharap vaksin dapat diluncurkan mulai Juli.

"Saat vaksin baru tersedia, kami harus memastikan mereka menjadi bagian dari solusi global," kata Tedros dalam sebuah penjelasan singkat.

“Kami berharap vaksin baru ini akan membantu mempersempit ketimpangan vaksinasi,” katanya.

Uji klinis menemukan bahwa suntikan J&J 67 persen efektif mencegah orang terkena Covid-19. Vaksin juga itu terbukti 85,4 persen efektif mencegah penyakit parah.

baca juga

"Data sampel dari uji klinis besar yang dibagikan oleh perusahaan juga menunjukkan bahwa vaksin itu efektif pada populasi yang lebih tua," kata WHO.

Vaksin J&J hanya perlu disimpan pada suhu minus 20 derajat Celcius dan dapat disimpan selama tiga bulan pada suhu yang didinginkan. Selain itu, vaksin satu dosis ini diharapkan dapat memfasilitasi logistik vaksinasi di semua negara.

Vaksin buatan johnson and johnson (VOA Indonesia)
Vaksin buatan johnson and johnson (VOA Indonesia)

"Pencapaian hari ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam memastikan akses global ke vaksin sekali pakai kami," kata ketua dan kepala eksekutif J&J, Alex Gorsky.

"Kami bergerak maju dengan tujuan untuk memenuhi komitmen kami kepada masyarakat global untuk membantu mengakhiri pandemi," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Novavax Diklaim Efektif 96 Persen

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Novavax Diklaim Efektif 96 Persen

Tekno | Sabtu, 13 Maret 2021 | 07:30 WIB

1.918 Lansia di Tanjungpinang Telah Terima Vaksin, Siapa Selanjutnya?

1.918 Lansia di Tanjungpinang Telah Terima Vaksin, Siapa Selanjutnya?

Batam | Jum'at, 12 Maret 2021 | 20:04 WIB

Hasil Survei Tunjukkan Anak Muda Ragu ikut Vaksinasi Covid-19

Hasil Survei Tunjukkan Anak Muda Ragu ikut Vaksinasi Covid-19

Lampung | Sabtu, 13 Maret 2021 | 05:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×