Ancaman Baru, Ahli China Temukan Virus Baru dari Kelelawar Mirip Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 14 Maret 2021 | 16:04 WIB
Ancaman Baru, Ahli China Temukan Virus Baru dari Kelelawar Mirip Covid-19
Ilustrasi kelelawar. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan di China telah menemukan virus baru dalam kelelawar yang 94,5 persen identik dengan virus corona Covid-19.

Mereka mengatakan temuan ini memperkuat pentingnya melacak virus dari hewan yang berpotensi menyebar ke manusia.

Sebelumnya, para ilmuwan memperkirakan bahwa kita bisa menghadapi pandemi serupa setiap lima tahun yang kemungkinan disebabkan oleh penyakit zoonosis, yakni ketika infeksi virus berpindah dari hewan ke manusia.

Ancaman virus tak dikenal yang bisa ditularkan ke manusia dan berpotensi menyebabkan epidemi meluas dikenal sebagai penyakit X oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam hal ini, kelelawar dikenal sebagai inang berbagai virus yang bisa menyebabkan penyakit parah pada manusia.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Adapun virus dari kelelawar yang terakhir diidentifikasi ini disebut RpYN06, yang memiliki genetika hampir sama keseluruhannya dengan SARS-CoV-2, yakni virus yang menyebabkan Covid-19.

Penemuan ini dibuat oleh para ilmuwan di Universitas Kedokteran Pertama Shandong & Akademi Ilmu Kedokteran Shandong di Taian, China.

Mereka mengatakan RpYN06 adalah kerabat terdekat yang pernah ditemukan dengan beberapa gen individu dalam susunan Covid-19.

Tapi, sejauh ini belum ditemukan virus dari kelelawar yang mirip Covid-19 ini memiliki protein lonjakan yang sama dengan SARS-CoV-2 atau tidak. Protein lonjakan adalah struktur di luar virus yang digunakannya untuk mengikat sel manusia.

baca juga

Tim di Tiongkok melihat genetika 411 sampel yang dikumpulkan dari 23 spesies kelelawar di provinsi Yunnan di Tiongkok selama 2019 dan 2020. Mereka menemukan ada empat virus terkait SARS-CoV-2, termasuk RpYN06.

"Ada tiga virus corona terkait SARS-CoV-2 lainnya hampir identik secara berurutan," jelas peneliti dikutip dari The Sun.

Ilmuwan, yang dipimpin oleh Weifeng Shi, mengatakan kerabat SARS-CoV-2 beredar di spesies satwa liar di wilayah geografis yang luas di Asia Tenggara dan China Selatan.

Mereka mengatakan temuannya menyoroti keragaman virus kelelawar yang luar biasa. Tapi, mereka memperingatkan bahwa upaya pengawasan lebih lanjut harus mencakup hewan liar yang lebih luas di wilayah ini untuk membantu melacak virus dari hewan ke manusia.

Selain RmYN02, para peneliti juga menemuka virus corona lain yang terkiat erat dengan Covid-19 pada kelelawar di Thailand Timur.

Virus itu disebut RacCS203 yang 91,5 persen kode genetiknya identika dengan virus penyebab Covid-19. Virus ini juga kerabat dekat dengan RmYN02.

Namun, para ilmuwan dari Universitas Chulalongkorn di Bangkok mengatakan virus tersebut diperkirakan tidak dapat menginfeksi manusia. Karena, virus itu tidak bisa mengikat sel-sel dalam tubuh.

Saat ini mereka beranggapan bahwa virus itu harus mengubah bentuknya atau bermutasi supaya bisa menginfeksi spesies lain atau manusia secara efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pertama, Varian Baru Virus Corona Brasil Ditemukan di Washington

Kasus Pertama, Varian Baru Virus Corona Brasil Ditemukan di Washington

Health | Minggu, 14 Maret 2021 | 15:24 WIB

Cegah Virus Corona, CDC Buat Panduan Baru untuk Tempat Penitipan Anak

Cegah Virus Corona, CDC Buat Panduan Baru untuk Tempat Penitipan Anak

Health | Minggu, 14 Maret 2021 | 14:09 WIB

Berkurang 110 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 3.110 Pasien Positif Corona

Berkurang 110 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 3.110 Pasien Positif Corona

News | Minggu, 14 Maret 2021 | 11:40 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×