Minuman Bersoda Bisa Ganggu Fungsi Kekebalan Tubuh, Ini 5 Faktanya

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 16 Maret 2021 | 17:18 WIB
Minuman Bersoda Bisa Ganggu Fungsi Kekebalan Tubuh, Ini 5 Faktanya
Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah banyak diketahui bahwa minuman bersoda adalah minuman yang tak menyehatkan.

Selain tak mengandung nutrisi, minuman ini juga dikenal dengan kandungan gulanya yang tinggi. Hal ini yang kemudian bisa melemahkan fungsi kekebalan tubuh Anda.

Melansir dari Eat This, gula diketahui dapat melemahkan fungsi kekebalan dan merusak kemampuan tubuh Anda untuk memerangi penyakit. Lebih rinci, berikut lima cara soda memengaruhi fungsi kekebalan Anda, antara lain:

Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)
Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)

1. Memberi makan bakteri jahat

Hanya satu kaleng minuman bersoda atau 12 ons mengandung 39 gram gula tambahan yang dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Padahal, gula merupakan tempat berkembang biak bagi bakteri dan virus untuk menyebar ke seluruh tubuh.

Secara umum, gula juga menekan sistem kekebalan karena mengekang sel-sel kunci yang membantu mencegah masuknya bakteri. 

2. Meningkatkan risiko infeksi

Gula dalam soda memengaruhi sel darah putih sistem kekebalan. Padahal sel-sel yang sangat penting ini bertanggung jawab untuk melawan infeksi.

3. Meningkatkan risiko diabetes tipe 2

Minum soda setiap sore mungkin tidak hanya membuat Anda bingung antara merasa berenergi dan lesu, tetapi juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Meminum minuman yang dimaniskan secara rutin dapat menurunkan sensitivitas insulin yang merupakan faktor risiko utama untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)
Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)

4. Peradangan

Minuman bersoda sarat dengan gula tambahan yang dapat memicu peradangan dalam tubuh. Hal ini mungkin tidak hanya menghambat sistem kekebalan Anda tetapi juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kronis di kemudian hari.

Satu uji klinis bahkan menemukan bahwa orang yang minum soda biasa memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi di mana diketahui dapat memicu peradangan dan bahkan resistensi insulin (indikator utama diabetes tipe 2).

5. Peningkatan risiko obesitas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Nutrisi yang Baik untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

5 Nutrisi yang Baik untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Surakarta | Selasa, 16 Maret 2021 | 15:36 WIB

Ilmuwan: Satu Dosis Vaksin Virus Corona Saja Cukup bagi Penyintas Covid-19

Ilmuwan: Satu Dosis Vaksin Virus Corona Saja Cukup bagi Penyintas Covid-19

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 16:31 WIB

Penting Bagi Kesehatan Fisik dan Mental, Ini 5 Cara Dapatkan Usus Sehat!

Penting Bagi Kesehatan Fisik dan Mental, Ini 5 Cara Dapatkan Usus Sehat!

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 12:39 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB