alexametrics

Waspada, Konsumsi Soda Bisa Berefek pada Kesehatan Perempuan

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Waspada, Konsumsi Soda Bisa Berefek pada Kesehatan Perempuan
Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)

Sebuah studi menunjukkan bahwa minuman bersoda manis bisa berefek pada kesehatan perempuan.

Suara.com - Minum soda memang sudah dikenal tak sehat. Namun bagi mereka menderita kanker payudara, soda bisa memberikan efek yang lebih berisiko.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention menunjukkan bahwa pasien kanker payudara dapat berisiko lebih tinggi mengalami kematian jika mereka minum soda yang dimaniskan dengan gula.

Melansir dari Eat This, studi observasi ii mengikuti 927 perempuan antara usia 35 hingga 79 yang telah didiagnosis dengan kanker payudara selama hampir 19 tahun. Dengan mengisi kuesioner frekuensi makanan, partisipan memberi peneliti gambaran tentang asupan makanan dan minuman mereka selama 12 hingga 24 bulan sebelum diagnosis.

Dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang melaporkan jarang atau tidak pernah minum soda manis, perempuan yang minum soda non-diet (manis) lima kali atau lebih per minggu memiliki kemungkinan 62 persen lebih tinggi untuk meninggal karena sebab apapun. Mereka juga 85 persen lebih mungkin meninggal karena kanker payudara.

Baca Juga: Keseringan Minum Soda, Gigi Perempuan Ini Nyaris Rontok Semua

Penting untuk diperhatikan bahwa soda diet tidak menghasilkan efek yang sama dengan soda non-diet.

Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)
Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)

"Soda non-diet adalah penyumbang gula tertinggi dan kalori ekstra untuk makanan, tetapi minuman ini tidak membawa hal lain yang bermanfaat secara nutrisi," penulis pertama Nadia Koyratty, seorang kandidat PhD di Departemen Epidemiologi dan Kesehatan Lingkungan dari Universitas. di Buffalo.

Meskipun mereka membanggakan sedikit kalori, soda tidak menawarkan nilai gizi sehingga sering disebut kalori kosong.

Karena soda sangat tinggi dalam sukrosa dan gula fruktosa,  makasering mengonsumsi minuman yang sangat terkonsentrasi ini berpotensi menyebabkan kondisi kesehatan lain yang terkait dengan peningkatan risiko kanker payudara,termasuk diabetes tipe 2.

Baca Juga: Pakai Bra Kawat Bisa Picu Kanker Payudara, Ini Saran Dokter Bedah

Komentar