Anak Kecanduan Game Online Juga Bisa Alami 'Sakaw', Begini Gejalanya

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 19 Maret 2021 | 11:48 WIB
Anak Kecanduan Game Online Juga Bisa Alami 'Sakaw', Begini Gejalanya
Ilustrasi kecanduan game online (Shutterstock).

Suara.com - Layaknya pecandu narkoba, adiktif terhadap game online sama berbahayanya bagi perilaku seseorang. Terlebih jika dialami oleh anak dan remaja yang perkembangan emosinya belum stabil. 

Dokter spesialis kejiwaan Rumah Sakit Jiwa Grogol, Jakarta Barat, dr. Suzy Yusna Dewi, Sp.KJ., mengatakan bahwa anak yang sudah kecanduan berat dengan game online bisa mengalami 'sakaw' saat sedang menjalani pengobatan rehabilitasi.

"Iya bisa (sakaw). Tidak seperti narkoba (sakawnya) sampai merintih-rintih kalau enggak dapat obatnya. Tapi dia sama agresifnya, bisa mukul kalau gak dapat game itu," kata dokter Suzy kepada suara.com, Kamis (18/3/2021).

Psikiater anak dan remaja itu mengatakan, perilaku agresif menjadi gejala awal anak mengalami sakaw game online. Sifat agresif itu menyebabkan anak jadi cepat marah, melawan, hingga memukul. Kemudian secara fisik bisa menyebabkannya berkeringat dingin.

Kebanyakan main gadget bisa bikin anak alami kerusakan saraf? (Shutterstock)
Kebanyakan main gadget bisa bikin anak alami kerusakan saraf? (Shutterstock)

Sakaw tersebut bisa dialami anak ketika tengah menjalani rehabilitasi di RSJ. Sebab selama masa rehabilitasi, anak sama sekali tidak diizinkan untuk memegang ponsel. Dokter Suzy mengatakan, untuk mengatasi 'sakaw' tersebut anak akan diberikan obat tertentu untuk menstabilkan emosinya.

"Kebanyakan dikasih obat untuk mengurangi emosionalnya. Kalau enggak (diberi obat), dia enggak stabil emosinya, minta pulang, nangis-nangis," ucapnya.

Selain diberi obat, anak juga akan menjalani psikoterasi agar perilakunya kembali normal dan kembali bisa diarahkan. Menurut dokter Suzy, rata-rata dalam waktu 2-3 minggu masa rehabilitasi tingkat adiktif anak akan perlahan berkurang. 

"Mereka dikasih psikoterapi, jadi dia dapat pengasuhan. Di Grogol juga banyak, bahkan kita lagi buka rehabilitasi khusus untuk kecanduan gadget. Jadi dia dibina kesadaran dirinya," kata dokter Suzy.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Anak Masuk RSJ Kecanduan Game Online, Haruskah Batasi Gadget?

Ratusan Anak Masuk RSJ Kecanduan Game Online, Haruskah Batasi Gadget?

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 09:30 WIB

Mirip Pecandu Narkoba, Begini Tanda Anak Adiktif Game Online

Mirip Pecandu Narkoba, Begini Tanda Anak Adiktif Game Online

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 07:40 WIB

Ingin Jadi Pro Player, Empat Remaja di Batam Nekat Curi Belasan Motor

Ingin Jadi Pro Player, Empat Remaja di Batam Nekat Curi Belasan Motor

Batam | Kamis, 18 Maret 2021 | 08:55 WIB

Terkini

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:56 WIB

10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya

10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:35 WIB

25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil

25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:19 WIB

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

×