Ratusan Anak Masuk RSJ Kecanduan Game Online, Haruskah Batasi Gadget?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 19 Maret 2021 | 09:30 WIB
Ratusan Anak Masuk RSJ Kecanduan Game Online, Haruskah Batasi Gadget?
Ilustrasi anak kecanduan game online (Shutterstock).

Suara.com - Menyusul ditemukannya ratusan anak di Jawa Barat yang masuk rumah sakit jiwa karena kecanduan game online di telepon seluler, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Sirait Merdeka mengatakan pemerintah tidak bisa membuat larangan terkait penggunaan gadget untuk anak, karena itu masuk ranah pribadi.

"Nggak bisa aturan itu dibuat, karena itu sudah masuk ke wilayah privasi atau rumah," terang Arist saat dihubungi suara.com beberapa waktu lalu.

Selain ranah pribadi, arus globalisasi informasi saat ini sangat sulit dibendung mengingat internet dan teknologi sudah menjadi gaya hidup sehari-hari masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Apabila dibatasi atau dibentuk larangan, maka dikhawatirkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia tertinggal, dan sulit bersaing lalu menjadi negara terbelakang.

"Kita akan terus hadapi teknologi yang terus berubah. Mulai dari saat ini ada IG (Instagram), Facebook, ada video call, ada juga voice call, itu tidak bisa dihambat karena itu sudah tren dunia," ungkap Arist.

Maka untuk melindungi anak dari gangguan mental akibat paparan game online atau penggunaan gadget, orangtua dan keluarga harus jadi benteng utama.

"Yang perlu pemberdayaan orangtua, walaupun sekarang ini banyak gunakan handphone karena virus corona," katanya.

"Itu kembali kepada rumah dan orangtua, bagaimana mendidik anak untuk gunakan gadget secara cerdas dan cermat," sambungnya.

Orangtua berperan besar membatasi akses internet anak, mengatur waktu pemakaian gadget, hingga memantau konten yang ditonton dan didengar anak saat di rumah. Termasuk juga orangtua perlu menyediakan waktu luang untuk berkegiatan bersama anak, sehingga anak bisa menemukan kegiatan lain atau pengalih aktivitas sehingga ia tidak terus-terusan bermain gadget.

Aktivitas fisik seperti berolahraga, bermain di luar ruangan, atau melakukan permainan fisik yang mengasah otak dan saraf motorik anak, sehingga tidak terus berdiam diri terpaku pada gadget.

baca juga

"Bukan larangan, tapi membangun kesadaran, dampaknya seperti apa, handphone bagaimana, itu dikuatkan, jadi penguatan keluarga," pungkas Arist.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecanduan Game Online, 4 Remaja Nekat Jadi Komplotan Pencuri Sepeda Motor

Kecanduan Game Online, 4 Remaja Nekat Jadi Komplotan Pencuri Sepeda Motor

Bekaci | Rabu, 17 Maret 2021 | 20:21 WIB

Nggak Lagi Pakai Kertas, Sekolah Ini Bagikan Gadget Tablet saat Ujian

Nggak Lagi Pakai Kertas, Sekolah Ini Bagikan Gadget Tablet saat Ujian

Hits | Rabu, 17 Maret 2021 | 14:17 WIB

Cermati Hal Ini jika Tak Mau Anak Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Cermati Hal Ini jika Tak Mau Anak Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Jabar | Rabu, 17 Maret 2021 | 14:06 WIB

Terkini

Bongkar Dosa Bos Nikel Arif Kurniawan: Kuasai 6 Tambang di Sultra hingga Diduga Suap Pejabat

Bongkar Dosa Bos Nikel Arif Kurniawan: Kuasai 6 Tambang di Sultra hingga Diduga Suap Pejabat

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:33 WIB

Kans Eks Ketum PSSI-nya Jepang Gantikan Gianni  Infantino sebagai Presiden FIFA

Kans Eks Ketum PSSI-nya Jepang Gantikan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 18:25 WIB

4 Smart TV 4K 50 Inci dengan Visual Super Jernih dan Termurah untuk Ruang Keluarga

4 Smart TV 4K 50 Inci dengan Visual Super Jernih dan Termurah untuk Ruang Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 18:23 WIB

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:15 WIB

KAI Tertibkan 47.537 Meter Persegi Aset di Kawasan Rawan Kampung Bahari

KAI Tertibkan 47.537 Meter Persegi Aset di Kawasan Rawan Kampung Bahari

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB

Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:12 WIB

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 18:10 WIB

Resmi Mulai Bertugas, 11 Dubes Baru Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Prabowo

Resmi Mulai Bertugas, 11 Dubes Baru Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:05 WIB

Selamat Kevin Diks! Istri Melahirkan Anak Kedua, Pelatih Gladbach: Dia Kurang Tidur

Selamat Kevin Diks! Istri Melahirkan Anak Kedua, Pelatih Gladbach: Dia Kurang Tidur

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 18:02 WIB

×