Mirip Pecandu Narkoba, Begini Tanda Anak Adiktif Game Online

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 19 Maret 2021 | 07:40 WIB
Mirip Pecandu Narkoba, Begini Tanda Anak Adiktif Game Online
Ilustrasi anak main game online. (Shutterstock).

Suara.com - Pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang telah berlangsung satu tahun berdampak negatif pada kesehatan jiwa para remaja. Gangguan jiwa akibat kecanduan game online salah satu dampak nyata yang terjadi pada ratusan anak di Jawa Barat.

Rumah sakit jiwa Jawa Barat mendata bahwa selama 2020 ada 98 anak dan selama 2021 telah 14 anak yang menjalani rawat jalan. Pengobatan itu dilakukan akibat kecanduan terhadap internet, termasuk game online.

Psikiater anak dan remaja dr. Suzy Yusna Dewi, Sp.KJ., membenarkan bahwa kondisi pandemi Covid-19 sangat berdampak signifikan pada tingkat kecanduan gawai pada remaja. Terlebih frekuensi memegang ponsel jadi semakin lama akibat PJJ secara daring.

"Kalau makin banyak frekuensinya itu yang menyebabkan kecanduan. Kecanduan game, kecanduan gadget itu bagian dari perilaku, sama dengan narkoba. Jadi ketika anak itu merasakan kenikmatan, nanti makin lama makin ada batas toleransi. Sehingga batas toleransi itu lama-lama membutuhkan yang lebih tinggi lagi untuk mendapatkan kesenangan yang sama," papar dokter Suzy saat dihubungi suara.com, Kamis (18/3/2021).

Dua orang gamers main bareng game Mobile Legend di Jakarta, Minggu (31/5). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi game online.  [Suara.com/Alfian Winanto]

Layaknya pecandu narkoba, adiktif terhadap internet termasuk juga game online akan mempengaruhi kerja otak. Dokter Suzy menjelaskan, kandungan zat kimiawi dalam otak yang nama dopamin jadi meningkat kemudian menimbulkan kesenangan yang berlebihan.

Pada akhirnya kesenangan sudah pada level puncaknya dan akan berlanjut jadi kecanduan. Saat itulah mulai terjadi gangguan fungsi otak pada kerja kognitif dan eksekutif.

"Pada fungsi kognitif, jadi gangguan dalam aktivitas, daya belajar menurun, konsentrasi menurun. Kemudian perilaku juga emosional. Akhirnya mereka dengan kondisi seperti itu yang menyebabkan mereka harus dirawat," ujar dokter RSJ Grogol, Jakarta Barat itu. 

Sedangkan gangguan pada fungsi eksekutif menyebabkan kemampuan inisiatif, motivasi, hingga konsentrasi menurun. Bahkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah juga terganggu. Sehingga anak kesulitan dalam menentukan pilihan aktivitas yang sebaiknya dilakukan dan tidak dapat membedakan antara yang baik dan buruk bagi dirinya.

Menurut Suzy, anak yang sudah masuk tahap kecanduan berat pada internet akan sulit diatasi sendiri oleh orangtua. Dibutuhkan penanganan tenaga medis untuk juga membantu stabilkan emosi anak dan menurunkan tingkat kecanduan. 
 "Kalau sudah kecanduan boro-boro ngerawat anak, yang ada dia (orangtua) dipukul oleh anaknya karena pasti melawan. Orangtua sudah enggak bisa mengatasi lagi, karena biasanya dia didiamkan, enggak ada aturan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Jadi Pro Player, Empat Remaja di Batam Nekat Curi Belasan Motor

Ingin Jadi Pro Player, Empat Remaja di Batam Nekat Curi Belasan Motor

Batam | Kamis, 18 Maret 2021 | 08:55 WIB

Kecanduan Game Online, 4 Remaja Nekat Jadi Komplotan Pencuri Sepeda Motor

Kecanduan Game Online, 4 Remaja Nekat Jadi Komplotan Pencuri Sepeda Motor

Bekaci | Rabu, 17 Maret 2021 | 20:21 WIB

Cermati Hal Ini jika Tak Mau Anak Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Cermati Hal Ini jika Tak Mau Anak Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Jabar | Rabu, 17 Maret 2021 | 14:06 WIB

Terkini

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB