Array

Studi: Lebih Banyak Gerak di Masa Kanak-Kanak Cegah Peradangan Ringan

Rabu, 24 Maret 2021 | 09:05 WIB
Studi: Lebih Banyak Gerak di Masa Kanak-Kanak Cegah Peradangan Ringan
Mengajarkan anak olahraga yoga. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian Finlandia menemukan bahwa aktivitas fisik yang lebih cepat dan kuat dapat mengurangi peradangan pada tingkat rendah yang disebabkan oleh adipositas pada anak.

Temuan tersebut didasarkan pada Studi Aktivitas Fisik dan Nutrisi pada Anak (PANIC) yang sedang berlangsung di Universitas Finlandia Timur.

Melansir dari Medical Xpress, studi ini dilakukan atas kerja sama antara peneliti dari Universitas Jyväskylä, Universitas Finlandia Timur, Sekolah Ilmu Olahraga Norwegia, dan Universitas Cambridge. Penelitian telah diterbitkan dalam European Journal of Sport Science.

Studi tersebut menyimpan hubungan antara aktivitas fisik, waktu menetap, kualitas makanan, kandungan tubuh, dan peradangan ringan pada 390 anak berusia 6 tahun.

Peradangan tingkat rendah yang berlangsung lama meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Kelebihan berat badan dan obesitas berkontribusi pada peradangan tingkat rendah.

"Studi kami menunjukkan bahwa anak-anak yang lebih aktif secara fisik memiliki profil yang lebih sehat dari anak-anak yang secara fisik kurang aktif," jelas Dr. Eero Haapala dari Fakultas Ilmu Olahraga dan Kesehatan di Universitas Jyväskylä.

"Namun, hasil kami menunjukkan bahwa efek positif dari aktivitas fisik tingkat tinggi dan waktu santai yang rendah memiliki efek positif pada komposisi tubuh," imbuhnya.

Ilustrasi anak bermain bola, potensi anak. (Elements Envato)
Ilustrasi anak bermain bola, potensi anak. (Elements Envato)

Aktivitas fisik yang rendah, kualitas makanan yang tidak sehat, dan kelebihan berat badan adalah kombinasi yang paling tidak menguntungkan bagi kesehatan anak.

"Pesan utama dari hasil kami adalah bahwa meningkatkan aktivitas fisik dan mengurangi waktu duduk adalah kunci dalam mencegah peradangan pada tingkat rendah sejak masa kanak-kanak," kata Haapala.

Baca Juga: Tambah 815 Pasien, Jumlah Kasus Corona Jakarta Capai 372.871 Orang

"Aktivitas fisik akan sangat penting untuk anak-anak yang kelebihan berat badan," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI