Studi: Perubahan Iklim Picu Berbagai Masalah Kesehatan Anak-anak

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Sabtu, 20 Maret 2021 | 16:12 WIB
Studi: Perubahan Iklim Picu Berbagai Masalah Kesehatan Anak-anak
Ilustrasi anak-anak (Unsplash/Larm)

Suara.com - Perubahan iklim dapat berdampak buruk pada kesehatan anak. Dalam hal ini, sebuah studi terbaru yang dihimpun peneliti dari 300 penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kesehatan anak dipengaruhi oleh perubahan langsung di lingkungan sekitar.

Melansir dari Medicinenet, perubahan iklim yang dimaksud adalah seperti peningkatan cuaca ekstrim serta efek tidak langsung, seperti polusi udara dan perubahan ekosistem. Studi tersebut dilakukan oleh para peneliti di Karolinska Institutet dan diterbitkan di Lancet Planetary Health.

"Perubahan tidak hanya menyebabkan peningkatan mortalitas dan morbiditas dari berbagai penyakit, tetapi juga dapat menyebabkan malnutrisi, kemiskinan dan berkurangnya kesempatan untuk bersekolah karena perubahan iklim mempengaruhi semua bagian masyarakat di mana anak-anak bergantung pada kesehatan yang baik," kata Daniel Helldén, mahasiswa PhD di Departemen Kesehatan Masyarakat Global dan penulis pertama artikel tersebut.

"Lebih jauh lagi, anak-anak yang sudah paling rentan di negara-negara berpenghasilan rendah, misalnya yang berisiko menanggung beban perubahan iklim," imbuhnya.

Karena ketidakpastian studi yang telah dikumpulkan dan kurangnya penelitian penting, sulit untuk menghitung angka pasti hubungan antara perubahan iklim dan kesehatan anak-anak. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa anak-anak membawa dan akan terus menanggung sebagian besar beban penyakit akibat perubahan iklim.

Ilustrasi Anak-Anak. (pexels/@samerdaboul)
Ilustrasi Anak-Anak. (pexels/@samerdaboul)

“Ada kebutuhan lebih banyak serta penelitian yang lebih baik tentang masalah ini. Salah satu kesimpulan terpenting dalam penelitian ini adalah apa yang hilang di lapangan," tambah Tobias Alfvén, profesor di Departemen Kesehatan Masyarakat Global dan penulis terakhir.

"Misalnya, kurangnya studi longitudinal yang dibuat dengan baik tentang perubahan iklim dan anak-anak. Kami berharap bersama dengan peneliti dari disiplin lain untuk dapat menangani masalah penelitian ini bersama-sama dengan metode kerja lintas disiplin,” imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC: Sekolah Daring Tingkatkan Risiko Masalah Mental pada Anak dan Orangtua

CDC: Sekolah Daring Tingkatkan Risiko Masalah Mental pada Anak dan Orangtua

Health | Sabtu, 20 Maret 2021 | 16:00 WIB

Otak Masih Berkembang, Ini Alasan Gangguan Mental Banyak Dialami Remaja

Otak Masih Berkembang, Ini Alasan Gangguan Mental Banyak Dialami Remaja

Health | Kamis, 18 Maret 2021 | 13:37 WIB

Alami Empat Jenis Mimpi Berikut? Waspada, Bisa Jadi Tanda Masalah Mental

Alami Empat Jenis Mimpi Berikut? Waspada, Bisa Jadi Tanda Masalah Mental

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 18:40 WIB

Terkini

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×