Perusahaan CanSino akan Mulai Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Hirup

Rabu, 24 Maret 2021 | 14:47 WIB
Perusahaan CanSino akan Mulai Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Hirup
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Produsen vaksin China CanSino Biologics memperoleh persetujuan regulator obat nasional pada Senin (22/3/2021) untuk memulai uji klinis vaksin Covid-19 rekombinan terbaru (vektor Adenovirus tipe 5) dalam bentuk inhalasi.

Berdasarkan laporan, bahan yang digunakan dalam vaksin ini tidak jauh berbeda dalam hal spesies virus, bank sel, teknologi produksi, atau formula persiapan dari Ad5 dosis tunggal. Vaksin ini hanya memiliki tambahan perangkat inhalasi.

Global Times melaporkan vaksin hirup ini dapat menstimulasi respon imun pada selaput lendir saluran pernapasan seseorang.

Menurut ahli, vaksin versi ini dinilai tidak terlalu menyakitkan dan lebih mudah diakses, teruma untuk anak-anak dan orang yang rentan.

Vaksin dapat diatomisasi menjadi partikel kecil di alat tersebut dan kemudian dihirup ke saluran pernapasan serta paru-paru untuk merangsang kekebalan mukosa.

WHO menyebut vaksin covid 19 masih belum tersedia luas pada pertengahan tahun 2021.
Ilustrasi penelitian vaksin Covid-19 

Profesor di Sekolah Ilmu Kehidupan Universitas Jilin, China, Jiang Chunlai, mengatakan kekebalan mukosa bertindak sebagai penghalang pertama saat virus memasuki tubuh. Ini juga sangat penting dalam mencegah kasus Covid-19 ringan dan parah.

"Kami telah melihat vaksin intranasal untuk melawan influenza di China. Tetapi studi klinis mengenai vaksin hirup terbatas. Tidak semua virus cocok untuk dihirup, jadi diperlukan uji klinis lebih lanjut," kata Jiang.

Uji klinis juga perlu dilakukan untuk menentukan dosis vaksin hirup yang mungkin kurang dari vaksin suntik.

CanSinoBIO telah mencoba meningkatkan dan mempercepat tingkat kekebalan yang diinduksi vaksin Covid-19 dengan berbagai metode, termasuk injeksi atau inhalasi intramuskular.

Baca Juga: China: Vaksin Covid-19 Sinovac Aman dan Efketif pada Anak dan Remaja

Sebelumnya pada November 2020 lalu, peneliti dari Universitas Hong Kong, Universitas Xiamen, dan Apotek Biologi Beijing Wantai menggunakan mekanisme serupa untuk mengembangkan vaksin virus corona semprot hidung pertama di China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI